TWS
92 stories
MENDUNG TIDAK PERNAH BENAR-BENAR GELAP by glasstavia
glasstavia
  • WpView
    Reads 496
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 18
Bandung tidak selalu cerah. Dan tidak selalu gelap. Di antara dua itu, ada mendung-tempat di mana suara tawa pernah tinggal, sebelum perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih sunyi. Seorang anak tumbuh di tengah rumah yang pernah utuh, lalu pecah tanpa benar-benar diumumkan. Ia belajar bahwa keluarga tidak selalu runtuh dengan suara keras; kadang ia hilang perlahan, seperti lampu yang diredupkan satu per satu. Di tempat lain, dua saudara hidup dengan cara mereka sendiri-saling menjaga tanpa pernah benar-benar mengakui bahwa mereka saling peduli. Kata-kata mereka tajam, diam mereka lebih jujur daripada percakapan apa pun. Sementara di sudut lain kota, seseorang mencoba memahami mengapa hujan selalu terasa seperti tempat pulang, meski tidak pernah benar-benar menyembuhkan apa pun. Ini bukan cerita tentang keluarga yang sempurna. Ini tentang keluarga yang pernah ada. Tentang hal-hal yang tidak selesai, tetapi tetap hidup di dalam ingatan. Dan tentang satu pertanyaan sederhana yang tidak pernah benar-benar punya jawaban: apakah mendung selalu berarti akan hujan, atau hanya cara langit untuk diam lebih lama?
Samuhita  by f0ozhell
f0ozhell
  • WpView
    Reads 1,606
  • WpVote
    Votes 327
  • WpPart
    Parts 7
[ dohaep ] ── Malam itu, takdir bermain dengan cara yang paling kejam. Narel ── seorang Omega, hanya berniat menolong seorang pria yang tampak kehilangan kesadaran di koridor hotel. Namun, pria itu adalah seorang Alpha dominan yang seluruh akal sehatnya telah lumpuh total akibat pengaruh alkohol berkadar tinggi dan zat pemaksa insting. Di dalam kamar yang remang, ruang beralih menjadi sangkar. Di bawah alam sadar yang menggelap, Dhega bertindak murni atas nama insting predator yang brutal. Narel tidak berdaya melawan kekuatan masif sang Alpha. Penyatuan paksa itu terjadi diiringi tangis keputusasaan, dan puncaknya, taring Dhega menembus tengkuk Narel-menanamkan tanda kepemilikan permanen (mating) pada orang asing yang baru saja ia temui. Saat fajar tiba, Narel melarikan diri dengan tubuh gemetar dan leher yang berdarah, meninggalkan Dhega yang masih terjebak dalam ketidaksadaran. Satu bulan berlalu dalam persembunyian yang penuh trauma, namun takdir belum selesai menyiksa Narel. Tubuhnya mulai menunjukkan penolakan terhadap makanan, kepalanya sering kali pening, dan tanda gigitan di lehernya terus berdenyut memanggil sang Alpha. Melalui tes medis yang mendebarkan, kebenaran itu akhirnya terungkap. Sesuatu yang hidup kini sedang tumbuh di dalam rahim Narel. Malam jahanam itu meninggalkan benih kehidupan; Narel mengandung putra pertama dari Alpha asing yang telah menodai hidupnya. Di tengah rasa takut, benci, dan insting Omega yang menuntutnya untuk melindungi janin tersebut, Narel kini harus menghadapi kenyataan bahwa ia terikat selamanya dengan Alpha yang bernama Dhega - baik melalui ikatan darah di lehernya, maupun detak jantung baru di dalam perutnya.
π—¦π—˜π—Ÿπ—”π—‘π—π—¨π—§π—‘π—¬π—” 𝗔𝗣𝗔? - DOHAEP (ONGOING)  by nimuyaaaa
nimuyaaaa
  • WpView
    Reads 628
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 5
Gimana jadinya kalo kedua orang yang pas pertemuan pertama malah saling adu jotos, berakhir dengan perjodohan yang sudah direncanakan? & Kira-kira nasib mereka akan berjalan bahagia atau nggak ya..? Yuk-Yang penasaran bisa langsung baca aja! Dan jangan sampe salah lapak ya, karna disini itu lapak bxb. Kalo nggak suka bisa langsung skip aja, Thankyou! (revisi setelah tamat ya) 𝗧𝗬𝗣𝗒 π—•π—˜π—₯π—§π—˜π—•π—”π—₯𝗔𝗑 + π—–π—˜π—₯π—œπ—§π—” π—£π—˜π—₯π—§π—”π— π—”π—žπ—¨, π—π—”π——π—œ 𝗠𝗒𝗛𝗒𝗑 π—£π—˜π—‘π—šπ—˜π—₯π—§π—œπ—”π—‘π—‘π—¬π—” 𝗬𝗔~
+8 more
Blooming in the Crossfire (HoonHoonz)  by Owel_97
Owel_97
  • WpView
    Reads 1,528
  • WpVote
    Votes 296
  • WpPart
    Parts 8
Kapten Kim Dohoon tidak pernah takut menghadapi kematian. Namun sejak bertemu Han Jihoon, seorang dokter muda yang selalu tersenyum di tengah zona perang, ia mulai memahami satu ketakutan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya: kehilangan seseorang yang berarti.
RUMAH KIRI by amayyivit
amayyivit
  • WpView
    Reads 1,251
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 12
"Kenapa namanya Rumah Kiri? Padahal posisi rumah kita kan di bagian paling kanan komplek?" ​"Karena gue nggak mau kita selalu ambil jalan kanan. Orang bilang kanan itu simbol kebaikan, tapi kalau dipaksa terus-terusan, itu bisa menyiksa diri sendiri. Sesekali, kita perlu ambil jalan kiri untuk sekadar bernapas." Reyhan, mahasiswa Matematika semester tiga, menghuni sebuah rumah besar yang terlalu sunyi sejak kedua orang tuanya tiada. Sejak SMA, ia terbiasa dengan keheningan yang menyesakkan. Sampai akhirnya, ia memutuskan untuk membuka pintu rumahnya bagi siapa saja yang butuh tempat bernaung. Awalnya, menyatukan orang asing dalam satu rumah terasa mustahil. Namun, di Rumah Kiri, mereka belajar bahwa kesembuhan tidak melulu datang dari jalan yang benar, melainkan dari keberanian untuk sesekali memberontak dan memaksa semesta untuk memberikan keadilan yang tak kunjung mereka dapat. Ini tentang Rumah Kiri, sebuah tempat yang jauh dari kata sempurna, namun menjadi satu-satunya ruang di mana mereka belajar bahwa untuk sembuh, mereka tidak harus selalu menjadi benar. Di sini, mereka belajar untuk saling menerima dan bertahan hidup. Start: 30/05/2026 End: TWS ft. other idols
Meluruh ditelan Hujan by Corn_Castra
Corn_Castra
  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 1
Karya ini adalah ukiran kisah dua cahaya kecil kehidupan yang saling melindungi dan menjadi alasan bertahan satu sama lain. Ketika sang kakak kedinginan, sosok lilin kecil rela membakar diri demi menghangatkannya. Begitupula sang kakak, yang tanpa suara menelan badai, meredam petir, dan memeluk seluruh luka agar tak pernah jatuh ke tubuh adik kecilnya. Namun cahaya kecil pun dapat rapuh ketika dipaksa menjadi matahari di langit yang terus-menerus hujan. Pada akhirnya, mereka hanyalah butiran jiwa yang saling menggenggam dalam gelap-berusaha tetap menjadi terang, meski dunia perlahan mengajari bahwa tidak semua cahaya diciptakan untuk bertahan selamanya. Start: 30 Mei 2026 End: .....?
π•π–Ύπ—‚π“£π—Œ ⱺ𝖿 𝐄α₯£π–Ύκ­‘𝖾𐓣𝗍𝗋α  by _Jaemjaem
_Jaemjaem
  • WpView
    Reads 8,774
  • WpVote
    Votes 982
  • WpPart
    Parts 15
Dunia Elementra pernah berdiri megah, dijaga enam kerajaan dengan elemen agung-tanah, api, petir, air, angin, dan alam. Tapi kedamaian itu direnggut saat Saite, penguasa kegelapan purba, bangkit dari kehampaan bersama pasukan Voidborne. Veins-urat energi kehidupan Elementra-mulai menghitam. Kerajaan runtuh satu per satu. Makhluk-makhluk kegelapan merajalela, dan para pemimpin jatuh... meninggalkan harapan terakhir di tangan para pewaris muda yang belum siap. Enam anak muda, satu dari tiap kerajaan, dipanggil oleh takdir. Mereka harus bersatu untuk mencari Lunaris Core, batu suci legendaris yang mampu menyegel Saite selamanya. Tapi perjalanan mereka bukan sekadar perang melawan kegelapan-mereka harus menggali kekuatan sejati dalam diri sendiri, menghadapi luka masa lalu, dan belajar mempercayai satu sama lain di dunia yang sudah tidak mengenal belas kasihan. Dan saat cahaya mulai padam, hanya satu pertanyaan yang tersisa: Bisakah mereka menyatu... sebelum Elementra benar-benar pecah?
π‹π”π‚πŠπ˜ π“πŽ 𝐁𝐄 π‹πŽπ•π„πƒ by ReeePus
ReeePus
  • WpView
    Reads 676
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 6
Karena tidak semua tawa benar-benar tercipta dari rasa bahagia. Ada yang datang dari kepura-puraan yang diciptakan. Dan ada kepercayaan yang sulit tumbuh, karena sudah berkali-kali jatuh.
IF I'M S-I'D BE THE J (ft. Meongppiz) by rirution
rirution
  • WpView
    Reads 488
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 4
Ketika seorang yang introvert bertemu dengan seorang ekstrovert yang ternyata adalah introvert??? Cerita tentang dua orang yang berbeda tapi juga sama. (Tulisan ini dibuat karena author pengin baca au meongppiz tapi jarang nemu). Update story akan dilakukan kalau author ada ide dan waktuβœŒπŸ»πŸ˜‹)