nonabblue
- Leituras 2,037
- Votos 619
- Capítulos 16
"GUE DULUAN, YA!"
Suara itu meledak seperti petasan tahun baru. Lelaki 175 cm itu melambaikan tangan santai, seolah-olah adegan penutup drama Korea sedang diputar khusus untuknya. Katjiwa Gintania yang sejak tadi fokus merapikan buku-bukunya cuma mengangguk pelan. Dalam hatinya dia mikir, ya udah lah, cowok ini pamit doang. Biasa. Normal. Tidak mencurigakan sama sekali.
Sampai...
Klik.
Gelap.
"CANDRANAAAAA!!!!"
Teriakan Katjiwa langsung merobek keheningan kelas kayak kucing yang baru diinjak ekornya. Gadis mungil dengan pipi gembul mendadak berubah jadi mode super marah. Ternyata seseorang mematikan lampu sambil kabur dari kelas.
Dugaan pelaku? Candrana?
Dugaan motif? Iseng.
Dugaan korban? Jiwa.
Dari ujung pintu terdengar suara santai, "Itu nama marga keluarga gue, Jiwaa. Nama gue Seraya Lautan Candrana."
Nada suaranya santai, tanpa rasa bersalah, bukan kayak orang yang barusan bikin orang lain hampir stroke karena kaget.
"LAGIAN LU NGAPAIN PAKE MATIIN LAMPU SIH??? NGGAK LIAT GUE MASIH BERESIN BARANG?!" Katjiwa balas teriak, tidak rela kalah volume.
Laut malah tertawa. "HAHAHAHA! Soalnya gue mau liat lo marah. Gemes banget sumpah, kayak ikan buntel!"
Dan tentu saja, penghinaan itu secara otomatis memicu Katjiwa mengejar laki-laki itu keluar kelas.
"AMPUN! AMPUN! Jangan kejar gue!" Laut panik sambil hampir jatuh karena tali sepatu tidak terikat. "Nanti kalo gue arahin ke KUA gimana? Masih mau ngejar??"
Katjiwa langsung mendecak, "LU ORANG GILA YA, LAUTTTTT?!"
Laut ngedip sambil jalan mundur. "Jodoh itu nggak ada yang tau, Jiwa... bisa jadi lu kena pesona gue."
__________________________________________________
Please don't copy this story, karena kisah ini murni dibuat penulis dari kisah nyatanya, selamat menikmati, enjoy your time, readers <3