EndahMurtiningrum
Setelah kematian suaminya, Nadhira Kanissa hanya ingin satu hal: membesarkan putrinya dengan aman dan berdiri di atas kakinya sendiri. Sebagai bidan dan ibu tunggal, ia berjuang menghadapi tekanan hidup dari segala arah-termasuk dari orang yang mengaku paling peduli padanya.
Bagas Pratama, kakak iparnya, hadir dengan perhatian yang perlahan berubah menjadi obsesi. Di balik sikap protektifnya, tersimpan keyakinan berbahaya bahwa Nadhira dan anaknya adalah sesuatu yang pantas ia miliki. Ketika Nadhira mulai menolak campur tangannya, ancaman itu pun muncul.
Di tengah kekacauan itu, Nadhira bertemu Sakha Aryasatya Wahyudi, seorang dokter anak yang juga menjalani hidup dalam kepahitan karena rasa kehilangan. Kedekatan mereka tumbuh perlahan, rapuh, dan tanpa janji-di saat bahaya justru semakin dekat.
Lalu, apa yang akan dilakukan Nadhira untuk menghadapi tekanan hidup di antara sikap Bagas yang dominan, cenderung terobsesi dan Sakha yang menarik diri?