HelloAbeeya
Yurie menjalani hidup yang biasa-biasa saja sebagai mahasiswi sastra.
Pagi yang ribut, kelas yang kadang membosankan, obrolan kecil bersama circle-nya, dan hari-hari kampus yang berjalan tanpa kejutan.
Ia lebih akrab dengan buku dibanding keramaian, lebih nyaman mendengar daripada jadi pusat perhatian. Dunia Yurie sederhana-kelas sastra, kantin, tugas, dan pulang sore dengan kepala penuh kata-kata yang belum sempat ditulis.
Di antara lorong kampus, tawa teman-temannya, dan malam-malam sunyi di kamar, Yurie mulai belajar satu hal:
bahwa hidup tak selalu berubah karena kejadian besar.
Kadang, ia bergeser pelan-dari pertemuan singkat, dari nama yang hanya sekadar diketahui, dari perasaan yang tumbuh tanpa disadari.
Ini adalah cerita tentang hari-hari yang tampak biasa,
tentang kata-kata yang menyimpan makna,
dan tentang seseorang yang perlahan menemukan dirinya sendiri di tengah dunia sastra dan kehidupan kampus.