kananinaa
- Reads 26,310
- Votes 2,663
- Parts 31
Bagi Kazea, kanvas adalah dunianya. Di sana, setiap sapuan kuas bukan sekadar warna, melainkan cara ia menyembuhkan luka yang tak terlihat. Di kelilingi keluarga yang mencintainya dengan tulus, Kazea tampak memiliki segalanya.
Namun, di balik senyum hangat itu, ia memendam trauma masa lalu di balik senyum lembutnya, dan menciptakan jarak dengan orang-orang yang paling ia sayangi.
Hanya Reva, sahabatnya yang benar-benar tahu bahwa di balik tawa Kazea, tersimpan rahasia dan tubuh yang kian melemah. Saat mimpinya membangun galeri seni terasa semakin jauh karena kondisi fisiknya, Kazea dihadapkan pada pilihan sulit: menyerah pada rasa sakit atau menepati janji untuk melukis kebahagiaan bagi mereka yang menantinya.
Di sisa waktunya, Kazea belajar bahwa hidup bukan soal berapa lama ia bisa melukis, melainkan seberapa dalam cinta yang ia tinggalkan di setiap goresan karyanya.
"Aku hanya pulang, bukan meninggalkan. Tak ada air mata, aku membencinya"