maribeles
- Reads 7,336
- Votes 498
- Parts 12
an alternative universe of 안건호, 이안.
all rights reserved © 2025 mariposa.
pada temaram nabastala yang menjadi saksi bisu dua raga, sang pemuda memanggil dengan seruan yang menggoda, "cinta!"
sang puan meradang dengan binar amarah yang menyala, ia menyahut dengan ketus tanpa sisa-sisa rasa, "apaan sih! cinta cinta, nama gua itu acinthe!"
namun kaskara ka el hanya terkekeh melihat wajah yang merona, ia menjawab dengan nada jenaka yang seringkali menyebalkan telinga, "suka-suka gua, dong. mau manggil cinte, cintu, cinti, atau mau cinta-ku sekalian?"
sepuluh tahun waktu telah melarutkan kebersamaan mereka, namun bagi acinthe, tingkah pemuda itu tetaplah duri dalam tawa. dengan sebal yang memuncak di sirah, ia melayangkan tendangan ke tulang kering sang kawan tanpa sisa tenaga. sang pemuda pun meringis menahan nyeri yang tiba-tiba, sementara sang puan mendesis tajam penuh prasangka, "najis!"
di antara lembayung yang kian meredup di ufuk sana, interaksi penuh benci itu justru menyimpan getaran yang tak mampu terbaca. tanpa mereka sadari, setiap gurauan dan rasa kesal yang bertahta, perlahan menjadi simpul yang kelak akan mencekik sanubari dalam diam yang tak bermuara.