-DiNolife
Di rumah, di sekolah, bahkan dalam obrolan santai keluarga besar, nama Trisha selalu lebih dulu disebut. Prestasinya, wajah manisnya, sikap tenangnya, semua seperti magnet yang membuat orang menoleh. Sementara itu, Kimmy-kakaknya yang lebih ceria, lebih berisik, lebih hidup-selalu ada di dekat semua pujian itu tanpa benar-benar ikut terlihat.
Kimmy terbiasa tertawa paling keras, berlari paling cepat, dan berpura-pura tidak peduli. Tapi di usianya yang baru tiga belas tahun, ada lelah yang tidak pernah ia ucapkan: bagaimana rasanya hidup sebagai figuran dalam cerita yang bahkan bukan miliknya.
Di antara meja makan yang ramai, lingkungan rumah yang suka membandingkan, sekolah yang penuh ekspektasi, serta keluarga besar yang diam-diam membentuk luka, Kimmy mulai belajar satu hal: menjadi terlihat bukan berarti harus menjadi orang lain.
Dan mungkin, untuk pertama kalinya, seseorang akan benar-benar menulis cerita ini-**untuk Kimmy**.