Azeyn_re
"Seberapa jauh kau akan melangkah untuk menghancurkan mereka yang menghancurkanmu?"
Ivy mengira kematian Putri Calanthe di dalam novel hanyalah tinta di atas kertas. Namun, saat ia terbangun sebagai sang putri di sebuah gudang kotor, ia sadar: penderitaan itu nyata. Dengan ibu yang menunggu hukuman mati dan tunangan yang memilih menikah dengan musuhnya, Ivy punya satu pertanyaan...
"Mengapa harus mati sebagai korban jika ia bisa hidup sebagai pembalas dendam?"
Di dunia yang tidak adil ini, apakah Ivy tetap menjadi putri yang baik, atau justru menjadi iblis yang paling ditakuti kerajaan?