- la mia storia
2 stories
SOVEREIGN by Lyodrann
Lyodrann
  • WpView
    Reads 403
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 7
​"Di kastel ini, kau bisa bersembunyi dari siapa pun, Helena. Kecuali dariku. Karena bahkan dalam napasmu yang paling senyap pun, aku bisa mendengarmu memanggil namaku." ​Helena Vance adalah ahli dalam menghilang. Sebagai pelayan di sudut paling gelap Kastel Oakhaven, ia hidup seperti udara-ada namun tak dirasakan. Ia hanya ingin bertahan hidup, mengubur masa lalunya yang hancur, dan tetap menjadi bayangan di balik pilar-pilar marmer. ​Namun, bayangan tidak pernah bisa bersembunyi dari sang tuan kegelapan. ​Alaric Keonho von Astherland kembali dari pengasingan berdarah bukan untuk menuntut takhta yang menjadi haknya. Ia kembali untuk sesuatu yang lebih primitif. Sesuatu yang ia temukan pada gemetar jemari seorang pelayan dan tundukan kepalanya yang penuh rahasia. ​Bagi Alaric, memiliki tubuh Helena adalah hal mudah. Namun, menguliti jiwanya, menghancurkan pertahanannya, dan memastikan bahwa satu-satunya oksigen yang boleh dihirup Helena adalah aroma kehadirannya-itulah kedaulatan yang sebenarnya. ​Ini bukan tentang cinta yang membebaskan. Ini tentang obsesi yang memenjara. Di bawah tatapan mata Alaric yang sedingin es utara, Helena segera menyadari: di kerajaan ini, hanya ada satu hukum yang berlaku... ​Dan hukum itu bernama Alaric Keonho.
PSYCHO by Lyodrann
Lyodrann
  • WpView
    Reads 857
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 7
Warning : 17+ ​"Di dunia ini, tidak ada yang benar-benar jujur. Kita semua memakai topeng. Perbedaannya hanya satu: seberapa banyak darah yang tersembunyi di balik topengmu?" ​Kim Juhoon adalah definisi kesempurnaan di Fakultas Kedokteran. Tenang, jenius, dan memiliki masa depan yang cemerlang. Namun, di balik jas lab putih yang bersih dan senyum tipisnya yang menawan, tersimpan sisi gelap yang dingin dan haus akan presisi. Bagi Juhoon, manusia tak lebih dari sekadar anatomi yang menunggu untuk dibedah. ​Choi Rena tidak pernah menyangka bahwa rasa ingin tahunya sebagai mahasiswi Psikologi akan membawanya ke sebuah labirin tanpa jalan keluar. Saat dia tidak sengaja menyaksikan apa yang dilakukan Juhoon di kegelapan gedung anatomi, Rena terjebak dalam permainan "kucing dan tikus" yang mematikan. ​Alih-alih lari, Rena justru tertantang untuk membedah isi kepala sang psikopat. Dia menggunakan logika untuk bertahan, sementara Juhoon menggunakan obsesi untuk menghancurkannya. ​Ini bukan sekadar romansa. Ini adalah pertarungan mental di mana batas antara benci, takut, dan obsesi menjadi kabur. Saat predator bertemu dengan pengamat, hanya ada satu pertanyaan yang tersisa: ​Siapa yang akan hancur lebih dulu? Logika Rena, atau topeng kesempurnaan Juhoon? ​"Jangan jatuh cinta pada predator, kecuali kamu siap menjadi mangsa berikutnya." Penasaran? Cussss bacaa.