saldik22
- Reads 13,420
- Votes 2,196
- Parts 27
"Dulu kita berjanji untuk saling menjaga, tapi sekarang, cara terbaik untuk menjagamu adalah dengan tidak membiarkanmu menang."
"Kalian berdua akan bertunangan bulan depan."
BRAK!
Affan menggebrak meja, berdiri dengan wajah pucat pasi. "Sama dia?! Ma, dia itu musuh Affan! Kita hampir saling bunuh minggu lalu!"
Andika hanya terdiam, namun cengkeramannya pada taplak meja membuat buku jarinya memutih. Matanya melirik Affan-sahabat masa kecilnya, musuh bebuyutannya, dan kini... calon suaminya.