arunavanya_
Dari retak yang tak lagi berdarah, namun masih berdenyut di dada.
"Cahaya di Balik Retak" adalah perjalanan menuju pulang-
Lewat getir pahit kehidupan.
Dan manisnya nikmat dunia.
Disini ada cermin bagi siapa pun yang pernah retak, jatuh di titik paling bawah.
Bagi hati yang pernah kehilangan arah, namun perlahan menemukan jalan
bukan kepada dunia, tapi kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri.
Ada luka, kecewa, rindu yang ingin bersuara dalam dirimu, tak ingin disembuhkan, hanya ingin di mengerti dan diberi ruang.
Dari ruang senyap itulah, lahir sebaris demi baris kata yang ingin memelukmu disana.
Dan mungkin mampu menjadi napas yang menuntun jiwa mu kembali pulang.
Dalam ruang ampunan.
Setiap kata di dalamnya mengalir pelan, seperti cahaya senja yang menimpa wajah letih, namun masih ingin bertahan, mencipta senyuman.
Ada kesedihan, tapi juga ketenangan. Ada tangis, tapi juga doa yang membalutnya.