amandafebriyanty
- Reads 409
- Votes 203
- Parts 6
Mereka datang dari tempat yang berbeda, dengan mimpi yang tak selalu berani diucapkan.
Di kota yang tak pernah tidur, empat anak rantau mencoba bertahan: mengejar tujuan, menantang takdir, dan berdamai dengan masa lalu yang terus membayangi.
Ada yang terluka dalam tekanan keluarga.
Ada yang berjuang membuktikan diri di tengah keterbatasan.
Ada yang belajar menata mimpi yang hampir ia tinggalkan.
Dan ada yang hanya ingin dipercaya, meski dunia seolah memaksanya menyerah.
Namun di balik dinginnya malam dan kerasnya perjuangan, mereka menemukan sesuatu yang tak pernah mereka sangka.
Rumah bukan selalu tempat untuk kembali, kadang rumah adalah orang-orang yang memilih tetap tinggal meski kau hampir runtuh.
Ini adalah kisah tentang perjalanan. Tentang tersesat dan menemukan arah. Tentang jatuh dan bangkit.
Tentang anak-anak rantau yang mencoba bertahan, lalu tumbuh di tempat yang awalnya tak berniat mereka huni.
Kejamnya kehidupan kini mereka rasakan, sakitnya bertahan di tengah bisingnya fikiran kini mereka simpan sendiri dalam diri. Mereka berani bertumbuh untuk mencapai bunga yang mekar dan di sukai banyak orang.
Hidup itu berputar seperti gravitasi bumi, kita gak tau kedepannya akan berhenti di mana. Mungkin hari ini kita sedang berada di bawah, tapi kita gak tau kidupan besok kita akan seperti apa. Jadi, nikmati setiap rosesnya dan syukuri segalanya yang sedang berjalan melewati alurnya.