UnuOts
- Reads 39,125
- Votes 4,980
- Parts 55
😭😭😭Keseringan nonton Dracin makanya jadi gini. 🙏🙏Maaf ya om Masashi Kishimoto saya pinjam tokohnya, di sini tokohnya agak keluar dari karakter aslinya ya.
Uzumaki Naruto hanyalah seorang mahasiswa semester 4 yang hidup sebatang kara. Sejak kecil ia terbiasa sendirian, dijauhi karena statusnya anak yatim piatu yang tak punya siapa-siapa. Satu-satunya hiburan dan teman bicaranya hanyalah layar ponsel di kamarnya yang sempit.
Malam itu, seperti biasa, ia menyelesaikan bab terakhir dari novel favoritnya berjudul Boundless Desert: A Tale of Two Hearts.
"Setelah bertahun-tahun berjuang dari seorang budak rendah menjadi Jenderal Perang yang disegani, Sasuke akhirnya mendapatkan apa yang ia inginkan: kekuasaan dan nama besar. Namun, saat ia melamar wanita yang dicintainya sepenuh hati, Lady Hinata, ia ditolak mentah-mentah. Hinata memilih menikah dengan Pangeran Gaara dari Kerajaan Suna, membawa kebahagiaan yang selama ini diimpikan Sasuke pergi menjauh.
Di akhir hayatnya, Sasuke tidak memiliki siapa pun. Ia meninggal sendirian di kediamannya yang besar dan sunyi, tubuhnya kedinginan, tanpa ada air mata yang menetes untuknya. Ia hidup untuk orang lain, tapi mati dalam kesendirian yang paling pahit."
Naruto menurunkan ponselnya, menatap langit-langit kamar yang gelap. Dadanya terasa sesak luar biasa.
"Dasar nasib sial..." gumamnya pelan, suaranya bergetar. "Kau sudah berjuang sekeras itu, Sasuke... kenapa akhirnya kau harus mati sendirian? Tidak adil..."
Ia mengusap matanya yang basah.
"Harusnya kamu nggak mati kayak gitu, Sasuke... setidaknya kalau ada aku, kita bisa jadi sahabat yang saling jagain sampai tua," bisik Naruto pelan sebelum rasa kantuk benar-benar menyeretnya ke dalam tidur yang lelap.