dewtee
2 stories
Magic [DewTee] by LoVeLG23
LoVeLG23
  • WpView
    Reads 24,871
  • WpVote
    Votes 752
  • WpPart
    Parts 42
[COMPLETED] "Kalau gitu, gue boleh minta hadiah?" bisik Dewa. "Hadiah apa?" "Hadiah karena udah berhasil bikin pacar gue nangis bahagia." Tanpa menunggu jawaban, Dewa menundukkan wajahnya. Perlahan, sangat perlahan, ia mendekatkan bibirnya ke bibir Tian. Ciuman itu dimulai dengan sentuhan yang begitu ringan, nyaris seperti kepakan sayap kupu-kupu. Lembut dan penuh perasaan. Tidak ada tuntutan, tidak ada gairah yang terburu-buru. Hanya ada cinta yang murni dan dalam. Rasanya seperti cokelat panas dan angin malam. Manis, hangat, dan sedikit dingin di saat yang bersamaan. Ini adalah ciuman yang berbicara tentang kenyamanan, tentang rasa aman, tentang janji akan ribuan malam seperti ini di masa depan. Ciuman yang terasa seperti sebuah rumah. Saat mereka akhirnya melepaskan tautan itu, mereka tidak langsung menjauh. Mereka hanya menyatukan dahi, memejamkan mata, merasakan napas satu sama lain di udara malam yang sejuk.
DEEP LOVE [DewTee] by LoVeLG23
LoVeLG23
  • WpView
    Reads 141,862
  • WpVote
    Votes 4,545
  • WpPart
    Parts 35
[COMPLETED] Dew dan Primily telah bersama sejak masa SMA, membangun kisah cinta yang tampak sempurna di mata banyak orang. Mereka saling melengkapi, berbagi mimpi, dan percaya bahwa mereka akan selalu berjalan berdampingan. Namun, di antara mereka, ada satu hati yang diam-diam bergetar-Tee, sahabat Dew yang sejak lama menyimpan rasa yang tak pernah terucap. Tee hanya bisa menyaksikan dari kejauhan, menyembunyikan luka di balik senyum dan perannya sebagai sahabat setia. Tapi semakin waktu berlalu, perasaannya semakin sulit ditekan. Ketika hubungan Dew dan Primily mulai diuji oleh jarak dan perbedaan pandangan, Tee menjadi tempat Dew bersandar. Kebersamaan yang awalnya hanya persahabatan mulai berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam, membuat Dew terjebak dalam dilema yang menyakitkan. Haruskah Dew tetap bertahan dengan Primily demi janji yang telah mereka bangun sejak dulu, ataukah dia harus menerima kenyataan bahwa hatinya mulai berbelok pada seseorang yang selama ini ada di sisinya? Sementara itu, Tee sendiri terombang-ambing antara harapan dan ketakutan, tak ingin menjadi penyebab retaknya hubungan Dew dan Primily, tetapi juga tak sanggup terus menekan perasaannya. Di tengah ikatan yang semakin rumit ini, satu hal yang pasti-cinta selalu membawa luka bagi seseorang.