maeng_matcha
- Reads 1,079
- Votes 57
- Parts 4
Angin malam menghantam tubuh Mila dan Valen tanpa ampun. Lampu jalan terlewati begitu cepat, Mila menelan ludah, kedua tangannya mendekap erat pinggang yang terbalut dengan jaket tebal
"VALEN!! STOP NGEBUTT!" teriak Mila dari balik helm
Motor malah menambah kecepatan lajunya, mesin menderu, seolah keras kepala dan menjawab tidak akan berhenti. Mila menyipitkan matanya tajam, setengah kesal, setengah juga takut
"Valen aku serius!" ucap Mila, suaranya hampir kalah dengan kencangnya angin
Valen masih senantiasa diam tak menjawab, senyumnya terukir jelas dibalik helm full face yang ia kenakan, seakan berbicara bahwa ia belum puas mengerjai Mila. Lagi-lagi laju motor ia tambahkan
"VALENNN!! KALO AKU MATI AKU BAKAL GENTAYANGIN KAMU YAA!!" teriak Mila yang kesabarannya telah habis
"HAHAHAHA IYAA IYAA" Valen tertawa puas, motornya berhenti di bawah lampu merah lalu lintas
Mila melepas pekulannya, perlahan mundur untuk menjaga jaraknya di atas motor bersama Valen
"kalo besok-besok masih gini aku gamau naik motor sama kamu lagi" ucap Mila kesal
"iyaa bu, maaf yaa?"