Zumachan07
Satu tahun pernikahan, dua impian besar, dan satu kehilangan yang mengubah segalanya.
Bagi Binti, menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa. Namun, status "honorer" memaksanya turun ke jalan, berteriak di bawah terik matahari demi sebuah pengakuan. Di tengah hiruk-pikuk tuntutan hak, ada nyawa kecil yang sedang tumbuh di rahimnya—sebuah anugerah yang ia jaga di sela-sela kelelahan yang luar biasa.
Namun, garis takdir berkata lain. Kesibukan yang menguras raga membuatnya harus merelakan sang buah hati sebelum sempat menyapa dunia. Duka itu datang beruntun; tubuhnya tumbang oleh demam sebulan penuh, sementara jiwanya remuk oleh rasa bersalah.
Di saat dunianya seolah runtuh, ada tangan sang suami yang tak pernah lepas menggenggam. Meski badai pertengkaran sempat mampir untuk menguji keselarasan langkah mereka, cinta jugalah yang menyembuhkan.
Kini, nama Binti Zumaroh telah bersanding dengan gelar S.Pd.GSD., Gr. dan status ASN yang ia impikan. Gelar itu bukan sekadar deretan huruf, melainkan saksi bisu dari air mata, keringat, dan sebuah janji setia di tahun pertama pernikahan yang penuh intrik.
"Karena terkadang, untuk mendapatkan gelar yang kita impikan, kita harus melalui ujian hidup yang paling menyakitkan."