🥵💋
5 stories
Suatu Hari di Penghujung Senja by titisanaria
titisanaria
  • WpView
    Reads 13,284
  • WpVote
    Votes 2,901
  • WpPart
    Parts 6
Anetta hanya punya satu tujuan dalam hidupnya, yaitu berbakti kepada keluarga Bu Merva yang telah menampungnya sejak dia berusia sabelas tahun. Bu Merva tidak hanya berjasa memindahkannya dari pemukiman kumuh, tetapi juga memfasilitasi dirinya dengan pendidikan dan pekerjaan terbaik. Di rumah Bu Merva, Anetta menjalani kehidupan gemerlap bak putri istana, di mana semua keinginannya bisa terwujud. Namun, tidak ada yang gratis di dun ini. Ada harga yang harus dibayar untuk menebus semua kenyamanan yang sudah diterima Anetta selama hampir dua pulun tahun. Anetta sangat paham dan sudan menyiapkan diri menerima konsekuensi itu. Dia hanya tidak menyangka jika cara melunasi utang budinya adalah menyetujui permintaan Bu Merva untuk menikah tengan Declan, anak sulungnya yang sudah membenci Anetta sejak Anetta menjadi bagian dari keluarganya. Ternyata membayar utan budi itu seperti menjual jiwa pada iblis karena harus mempertaruhkan kebahagiaan di masa depan.
Lost Spark by sourcesmiles
sourcesmiles
  • WpView
    Reads 241,675
  • WpVote
    Votes 33,376
  • WpPart
    Parts 18
Pernikahan yang terjalin selama lima tahun berakhir dengan satu kesimpulan paling sederhana. Nyala yang menaungi telah padam. Erlangga Sadewa Hadipranoto percaya jika segalanya memang telah redup. Sementara bagi Kiara Raihanun Sastira, nyala yang menaungi tak lagi cukup. Setidaknya itulah yang mereka yakini. Sama-sama percaya bahwa percikan itu telah hilang. Bahwa semuanya telah usai. Meredup. Padam. Pergi. Yang tak mereka sadari, ada sesuatu yang tak pernah mereka bicarakan. Seumpama retak yang tak pernah diklarifikasi. Namun jika sebuah kesempatan datang dan kembali mempertemukan, akankah mereka berani kembali menempuh jalan untuk memperbaiki nyala yang mungkin tak pernah benar-benar padam? Some sparks don't disappear. They wait.
Lembayung by nonamerahmudaa
nonamerahmudaa
  • WpView
    Reads 7,542,463
  • WpVote
    Votes 587,294
  • WpPart
    Parts 48
Maha menjual dirinya kepada putra tertua keluarga Admoejo. Mungkin itu kalimat yang paling tepat untuk mendeskripsikan kondisi perempuan tersebut saat ini. Setelah bisnis rintisan keluarganya masuk dalam fase menuju kebangkrutan, Maha tidak memiliki pilihan lain selain bekerja di rumah keluarga Admoejo. Begitu pula ketika Dewan tiba-tiba menyatakan ketertarikan padanya, Maha tidak punya pilihan lain selain menyerahkan diri. Termasuk saat duda anak satu itu secara terang-terangan memintanya untuk merahasiakan hubungan mereka, Maha tidak memiliki pilihan lain selain mengiyakan. Sekalipun Maha tahu bahwa hubungan ini hanya sebatas hiburan sesaat untuk pria itu. *** Lembayung Copyright © 2024 oleh nonamerahmudaa Rating Usia : [21+] ⚠️ mature, harsh words, imperfect, anti-hero and morally gray main characters, angst, family issues.
All That We Left Unsaid by Levidraa
Levidraa
  • WpView
    Reads 88,274
  • WpVote
    Votes 8,389
  • WpPart
    Parts 41
Orang bilang, "don't hate something too much, because fate will play it even more." Kalimat itu yang paling dibenci Eva dengan alasan sederhana, yakni kalimatnya nyata terjadi. Bagi Eva, pekerjaan selalu menjadi tempat paling aman untuk bersembunyi dari kegabutannya. Tapi semuanya berubah sejak Sean, atasannya yang tenang dan terlalu rapi untuk disebut manusia biasa, mulai ikut campur dalam hidupnya dan menimbulkan rumor aneh di kalangan staf lain. Kampret! Semesta ini bercandanya sudah kelewat batas ternyata. © Levidraa, 25-10-25 #1 Wedding Organizer [05-11-25] #1 WO [07-11-25] #2 Work [14-02-26]
Red-Start by Adharamajor
Adharamajor
  • WpView
    Reads 905,926
  • WpVote
    Votes 56,968
  • WpPart
    Parts 56
"Aku gak mungkin hamil, dan kamu gak perlu bertanggung jawab." Itu yang Kaluna ucapkan setelah satu malam yang seharusnya tidak pernah terjadi dengan Mahendra. Bukan karena mereka pacaran, bukan juga karena mereka saling suka sejak awal, tapi karena Mahendra- PMnya di site tambang sudah memiliki tunangan. Di mata orang lain, Kaluna cuma site engineer yang keras kepala dan selalu ribut sama PM-nya, sedangkan Mahendra hanya seorang atasan kaku yang terlalu ambisius soal target produksi. Tidak ada yang tahu apa yang pernah mereka lalui. Tidak ada yang tahu kenapa sekarang keduanya jadi makin sering bersitegang dan makin susah untuk saling menghindar. Saat konflik kerjaan dan perasaan mulai campur aduk, Kaluna harus memilih: tetap profesional, atau jujur pada perasaan yang semakin susah untuk ditekan? dan Bagaimana dengan Mahen? kembali ke tunangannya atau berani bertahan untuk Kaluna yang tak pernah dia rencanakan untuk jatuh cinta padanya?