eunoiactiv
- LECTURAS 211
- Votos 59
- Partes 3
"Terima kasih Jehoon-ssi, kamu sudah mau mencintaiku," ucap Yejin dengan tatapan penuh haru.
"Aku akan selalu mencintaimu, Yejin-ssi. Kemanapun kamu pergi, apapun keadaanmu, aku akan tetap mencintaimu," ucap Jehoon memeluk erat Yejin dalam dekapannya.
Pelukan itu sangat erat, seolah dunia akan hancur jika mereka melepas pelukan itu.
────────────────୨ৎ───────────── .✦
"Semua sudah selesai. Maafkan aku," ucap Jehoon pada Yejin yang menangis pelan di hadapannya.
────────────────୨ৎ───────────── .✦
"Maafkan aku Jehoon-ssi, maafkan aku. Harusnya aku tidak menerima cintamu itu. Aku...aku tudaklah pantas," ucap Yejin dengan isak tangis yang semakin menjadi.
────────────────୨ৎ───────────── .✦
Dua jiwa yang melebur menjadi satu, dalam ikatan cinta bagai mantra bulan yang menenun benang perak di antara bayang retak dan cahaya abadi. Satu rapuh bagai embun pagi di daun cemara teguh, kini bersatu dalam lautan hangat yang menyembuhkan tanpa kata. Menciptakan pelangi samar di langit, magis, manis, dan kekal tak terucapkan.