izzulfahma
Memasuki fase dewasa ternyata tidak sesederhana yang dulu dibayangkan. Tidak ada lagi yang menunjukkan mana jalan yang pasti benar. Tidak ada lagi yang memilihkan arah. Yang tersisa hanyalah pertanyaan, kebimbangan, dan keputusan-keputusan kecil yang diam-diam tumbuh menjadi besar.
Azura Elzahra hanyalah gadis biasa-seorang muslimah yang berusaha tetap taat di tengah riuhnya masa muda. Ia percaya pada prinsip. Ia percaya pada batas. Namun seperti manusia lainnya, ia tak luput dari rasa dan godaan yang datang tanpa aba-aba.
Hingga suatu hari, perasaan yang tak pernah ia rencanakan muncul tanpa permisi.
Nyaman, Diperhatikan, Dihargai.
Di antara semua itu, ada satu garis yang tak boleh ia lewati.
Saat hati mulai condong dan prinsip mulai diuji, Azura harus menentukan arah: mengikuti apa yang ia rasakan, atau bertahan pada apa yang ia yakini?
Karena terkadang, yang paling sulit bukanlah mencintai-
melainkan menjaga diri agar tetap taat.