Minslsa
Lee Je Hoon adalah pemilik sebuah toko kue di pusat Gangnam. Selama satu tahun terakhir, tokonya dikenal sebagai tempat singgah yang hangat dan tenang. Ketenteraman itu mulai runtuh ketika sesosok mayat ditemukan tak jauh dari tokonya.
Awalnya Je Hoon mengira kejadian tersebut hanyalah insiden tunggal. Akan tetapi, pembunuhan kembali terulang. Satu demi satu korban ditemukan di wilayah yang sama, hingga Gangnam resmi dinyatakan berada dalam bayang-bayang kasus pembunuhan berantai.
Keadaan semakin memburuk, ketika Je Hoon tanpa sengaja menyaksikan sebuah pembunuhan. Sejak saat itu, nyawanya tidak lagi aman.
Ketika seorang pemuda akhirnya ditangkap, pihak kepolisian merasa telah menemukan jawaban. Kasus dianggap hampir selesai dan publik mulai tenang. Namun, keyakinan itu tidak berlaku bagi Kang Hyun, detektif yang menangani kasus tersebut. Hyun percaya pemuda itu bukan pelaku sebenarnya. Sayangnya, tidak ada yang mempercayainya.
Terdesak oleh waktu dan tekanan, Hyun mengambil langkah berisiko dengan meminta bantuan Je Hoon dan empat orang lainnya. Mereka mulai berkumpul diam-diam di toko kue, berbagi informasi di sela obrolan ringan, tanpa menyadari bahwa keterlibatan mereka justru menyeret mereka semakin dekat pada kebenaran yang berbahaya.
Ketika sebuah fakta akhirnya terungkap, persahabatan mereka mulai runtuh. Rasa percaya berubah menjadi kecurigaan, dan toko kue yang selama ini menjadi tempat aman justru menjadi pusat dari segalanya.
Apakah pelaku pembunuhan itu benar-benar orang asing, atau justru seseorang yang selama ini duduk bersama mereka?