edwardsnoona
- Reads 787
- Votes 239
- Parts 4
"Tanganmu gemetar 2 milimeter," katanya di lab, suaranya sedingin skalpel.
Di siang hari, Ahn Keonho adalah Asisten Dosen yang hidup berdasarkan logika dan efisiensi. Di matanya, Lee Jian hanyalah mahasiswi yang penuh keraguan. Tapi di malam hari, di dunia gelap yang berbau darah, hierarki itu runtuh.
Demi melunasi hutang, Jian menjual keahlian tangannya untuk menjahit tubuh dosennya sendiri. Kontraknya mutlak: Jangan bertanya, jangan terlihat. Namun, di balik pintu apartemen 1408, batas profesional itu hancur.
Keonho tidak hanya butuh medis; dia dihantui oleh "kebisingan" di kepalanya yang tak pernah diam. Dan anehnya, hanya di dekat Jian, dunia bisingnya mendadak hening.
Saat obsesi mulai tumbuh di antara darah dan jarum suntik, seberapa mahal harga sebuah keheningan?
Peringatan: Cerita ini mengandung adegan kekerasan (pertarungan ilegal), deskripsi medis yang detail (darah, jarum, prosedur bedah), tema psikologis berat (obsesif, delirium), dan bahasa yang lugas. Kebijaksanaan pembaca dianjurkan.