nadiafrandiskaind
Bagaimana jika janji masa kecil ternyata menjadi takdir yang tidak bisa dihindari?
Jossathan Orion Valerian dan Gawindel Adrian Everhart pernah menjadi sahabat dekat. Joss berusia tujuh tahun, sedangkan Gawin enam tahun. Di usia polos mereka, sebuah janji kecil terucap-mereka akan tetap mengingat satu sama lain.
Namun keluarga Gawin harus pergi ke luar negeri karena pekerjaan ayahnya. Sebelum berangkat, Gawin berpamitan kepada Joss.
Takdir berkata lain. Pesawat yang ditumpangi keluarga Everhart mengalami kecelakaan. Gabriel dan Amelia meninggal dunia, sementara Gawin selamat.
Setelah pemakaman kedua orang tua Gawin, Joss juga pergi ke luar negeri bersama Jonathan dan Isabella karena pekerjaan ayahnya. Dua sahabat kecil itu pun terpisah bertahun-tahun.
Gawin kemudian tinggal bersama paman dan bibinya, Richard dan Victoria. Namun saat berusia 15 tahun, Gawin dijebak dan dituduh mengambil barang berharga. Ia menolak mengaku karena tidak bersalah, tetapi tetap diusir dari mansion. Warisan orang tuanya bahkan diambil oleh Richard dan Victoria.
Gawin terpaksa hidup mandiri, bersekolah sambil bekerja, hingga akhirnya berhasil membangun kehidupannya sendiri.
Bertahun-tahun kemudian, Joss telah menjadi CEO yang dingin, tegas, kaku, dan keras kepala.
Ketika orang tuanya kembali membahas perjodohan, Joss menolak karena tidak mengetahui siapa calon pasangannya.
Sampai Jonathan mengatakan-
> "Dia adalah Gawin."
Joss terkejut. Sahabat masa kecil yang selama ini ia cari ternyata masih ada.
Ketika Gawin ditemukan, keduanya bahkan tidak langsung mengenali satu sama lain.
Gawin tetap tinggal di rumah sederhananya sendiri. Joss hanya mengantarnya pulang.
Dari sanalah kisah mereka dimulai kembali.