7inkquilll_
- Reads 2,162
- Votes 455
- Parts 4
Di balik jas putih yang sigap dan gelar dokter yang mentereng, Marsha hanyalah seorang perempuan yang gemar bermanja pada pundak laki-laki yang empat tahun lebih muda darinya.
Freyan, mahasiswa sekaligus barista dengan sorot mata tenang, adalah penyeimbang bagi sifat reaktif dan kekanakan sang istri yang kerap muncul di balik pintu rumah mereka.
Kehidupan keduanya berjalan dalam ritme yang unik-pertemuan antara dunia medis yang serba cepat dengan rutinitas kampus yang penuh perjuangan.
Meski terpisah oleh perbedaan keyakinan dan jenjang karier, mereka menemukan titik temu pada pelukan hangat setelah hari yang panjang. Di antara tawa manja Marsha dan sikap protektif Freyan, usia dan status sosial hanyalah angka yang kabur oleh rasa sayang yang saling melengkapi.
©7inkquilll_