kaazzuuu_
Mereka menyebutnya monster. Gadis yang kulitnya tidak pernah kering dari perban, yang tangannya selalu berbau karat besi dan kematian
yang musnah dalam semalam. Kini, di tengah badai Grand Line, dia hanya terdiam tanpa memegang satu pun senjata tetapi dia tahu cukup dengan luka kecil, ia bisa meruntuhkan sebuah kapal perang.
Bergabung dengan Mugiwara, ia belajar bahwa darahnya bukan hanya untuk menghancurkan, tapi juga untuk melindungi mereka yang ia sebut keluarga. Tapi, sampai kapan tubuhnya mampu menahan beban dari senjata yang ia ciptakan sendiri?
"Satu tetes untuk memulai, satu detak jantung untuk mengakhiri."
DISCLAIMER!!
mungkin ada beberapa alur yang tidak sama seperti di animenya
dan jika ada kesalahan dalam penyebutan nama/kata dalam cerita tolong di maklumi, whhehe