andriani_yuanita's Reading List
3 stories
Sprint Menuju Final by franky_madridista
franky_madridista
  • WpView
    Reads 783
  • WpVote
    Votes 201
  • WpPart
    Parts 200
Malda Miura, pelari muda keturunan Tionghoa, pernah jadi harapan emas Indonesia di lintasan 400 meter, 800 meter, dan estafet 4x100 meter. Namun mimpi itu hancur seketika ketika cedera hamstring memaksanya pensiun sebelum sempat menginjak lintasan Olimpiade. Dunia seperti berhenti. Hidupnya bergeser dari podium ke pinggir lapangan, dari sorak penonton ke sunyi kamar terapi. Di tengah kehampaan, muncul kembali Yulianto Atmaja-mantan jurnalis olahraga, mantan atlet, dan... mantan kekasih yang usianya terpaut tiga dekade. Dalam diam, ia membawa rekaman-rekaman latihan Miura, membangun kembali harapan yang runtuh, dan-lebih dari segalanya-menawarkan cinta yang sabar, tulus, dan tidak menghakimi. Saat keduanya kembali terhubung lewat pesan WhatsApp, voice note penuh rindu, hingga video call yang menyimpan tawa dan tangis, Miura perlahan pulih. Bukan hanya secara fisik, tapi juga batin. Namun keraguan dan trauma akan kegagalan selalu mengintai, apalagi ketika Miura jatuh lagi di lintasan saat mencoba comeback. Yulianto tak pernah memaksanya kembali. Tapi diam-diam, ia menyiapkan lintasan untuk kebangkitan Miura-bukan sekadar sebagai pelari, tapi sebagai simbol harapan bagi banyak perempuan yang pernah merasa gagal, takut, dan kehilangan arah. Sprint Menuju Final bukan hanya cerita tentang olahraga. Ini adalah kisah tentang bagaimana cinta mampu menjadi penopang luka, tentang suara hati yang lebih nyaring dari sorakan stadion, dan tentang keyakinan bahwa garis akhir tak selalu jadi akhir, tapi bisa juga jadi tempat kita memulai kembali. Novel kedua dari Trilogi Cinta Beda Generasi mengubah dunia, Malda Miura dan Yulianto Atmaja, setelah SPRINT MENUJU HATI
Cinta Seumur Luka by franky_madridista
franky_madridista
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 25
Keenan Satria adalah penulis sekaligus jurnalis hukum yang percaya bahwa kebenaran harus berdiri di atas segalanya, meski harus dibayar dengan kesepian dan ancaman. Selama bertahun-tahun, ia membongkar satu demi satu lapisan kejahatan seorang pejabat publik berpengaruh-hingga akhirnya vonis 17 tahun penjara dijatuhkan dan mengguncang negeri. Di tengah tekanan dan rasa lelah, Keenan menemukan pelabuhan bernama Windinosa Cinta Pratiwi-seorang perempuan lembut, cerdas, dan penuh empati. Cinta tumbuh tanpa kecurigaan. Mereka menikah, membangun rumah dari kepercayaan, tanpa Keenan tahu satu kebenaran yang disembunyikan rapat-rapat: Windinosa adalah putri pejabat yang ia jatuhkan, lahir dari hubungan istri siri yang tak pernah diakui. Bagi Windinosa, Keenan adalah segalanya-sekaligus musuh yang merenggut ayahnya, harga diri ibunya, dan masa kecilnya. Pernikahan itu bukan hanya tentang cinta, melainkan rencana panjang balas dendam yang disusun dengan sabar dan air mata. Saat kebenaran akhirnya terkuak, Keenan dihadapkan pada pilihan paling kejam dalam hidupnya: mempertahankan kebenaran yang ia yakini, atau menyelamatkan cinta yang ternyata dibangun di atas luka dan dendam. Apakah cinta mampu menebus dendam yang diwariskan darah dan masa lalu? Ataukah justru dendam akan mengubur cinta, bersama kepercayaan yang telah runtuh?
Anisa, Putri Takdir by franky_madridista
franky_madridista
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 20
Malam Natal seharusnya menjadi perayaan hangat. Bagi Anisa, penulis fiksi yang sedang berada di puncak karier, malam itu justru menjadi batas antara hidup dan mati. Sebuah kecelakaan mobil merenggut kesadarannya, menjerumuskannya ke dalam koma panjang. Namun Anisa tidak benar-benar pergi. Di dalam komanya, ia terbangun di sebuah negeri asing yang terasa ganjil-terlalu akrab. Perlahan ia menyadari kebenaran yang mengerikan: negeri itu adalah dunia dari naskah novel yang sedang ia tulis, dunia yang belum sempat ia selesaikan. Di sana, Anisa bukan lagi seorang penulis. Ia adalah Putri Pemburu, pewaris sah seorang pemimpin besar yang dikhianati dan dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri. Diselamatkan oleh sahabat ayahnya, Anisa tumbuh dalam pelarian, diburu sepanjang masa kecilnya, ditempa menjadi perempuan yang cantik, mematikan, dan tak mengenal takut. Saat ingatan sebagai penulis dan pemburu saling bertabrakan, Anisa dihadapkan pada pilihan kejam : menyelesaikan takdir berdarah di negeri itu-atau tak pernah terbangun kembali di dunia nyata. Karena di negeri tersebut, setiap luka adalah nyata. Setiap kematian punya harga. Dan cerita menuntut akhir yang ditagih dengan darah.