starrymoonli
- Reads 6,208
- Votes 1,383
- Parts 33
Ramadan selalu datang dengan cara yang sama alarm jam tiga pagi, dapur yang mendadak hidup, dan suara teriakan kakak tertua yang menggema ke seluruh rumah.
Di sebuah rumah sederhana yang tak pernah benar-benar sepi, delapan bersaudara menjalani hari-hari puasa dengan cara mereka sendiri. Ada yang sulit bangun sahur. Ada yang paling rajin mengingatkan waktu sholat. Ada yang tak pernah berhenti berdebat bahkan sebelum matahari terbit.
Carnita, sang kakak pertama sekaligus "chef" keluarga, sudah hafal betul bagaimana mengatur semuanya agar tetap berjalan. Dari nasi goreng sederhana hingga meja makan yang selalu penuh setiap subuh.
Di dalam ruamh itu, ada delapan hati yang terus berdetak bersama melalui tawa, pertengkaran kecil, dan momen-momen sunyi yang tak selalu bisa dijelaskan.