Daftar Bacaan Ayaa_32
Истории 2
Ustadz Haruskah Aku Melamarmu? [Selesai]✅ на daraa_pati
daraa_pati
  • WpView
    Прочтений 85,652
  • WpVote
    Голосов 7,175
  • WpPart
    Частей 47
"Ustadz, tunggu lima tahun lagi, ya. Cahaya Nayanika Lengkara akan datang melamar ustadz!"----Cahaya Nayanika Lengkara. "Saya menantikannya, Cahaya."----Elfathan Aarav Ramadhan. *** "Ustadz ... selamat berbahagia." "Maafkan saya, Cahaya." --------- Usai patah hati karena ditinggal nikah oleh seseorang yang dicintai, Cahaya bertemu dengan Fathan, seorang ustadz yang mengajar di sekolahnya. Awalnya Fathan hadir hanya sebagai penyembuh luka di hati Cahaya. Akan tetapi, Fathan yang berperan sebagai pengobat malah meninggalkan sebuah gejolak perasaan yang disebut cinta. Hari demi hari Cahaya menunggu lamaran dari Fathan, namun tak kunjung datang. Hingga Cahaya berniat melamar Fathan ketika sudah mendapatkan gelar sarjananya. Beranikah Cahaya melamar Fathan? Lantas apakah Fathan menerima lamaran Cahaya lantaran dia terikat dengan perjanjian di masa lalu? Dan perjanjian apakah itu? start : 28 November 2020 Re-pubhlish : 21 Agustus 2021 finish : 28 November 2021 CERITA INI MURNI KARENA KHAYALAN SAYA SENDIRI HAK CIPTA DILINDUNGI OLEH ALLAH. PUN ADA PLAGIAT AKAN DIPERTANGGUNG JAWABKAN SAMPAI AKHIRAT
Dikhitbah Anak Kyai ||Telah Terbit|| на devani302
devani302
  • WpView
    Прочтений 2,747,406
  • WpVote
    Голосов 187,002
  • WpPart
    Частей 54
Yang mau pesan novel di khitbah anak kyai, bisa hubungin langsung ke ig. deva.niagustin, nanti saya akan kirim link shopeenya. Jika mau pesan lewat saya pun bisa. TELAH TERBIT DI FIRAZ MEDIA PUBLISHER! (Sebagian part telah di hapus) blurb : Setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar nya, Anisa Ramadhani Shyhan memutuskan untuk masuk penjara suci, agar ia bisa lebih mendalami tentang agamanya. Masuk penjara suci di usia 13 tahun, tentu bukan hal yang mudah. Di pesantren bukan hanya tentang menghafal, atau belajar mandiri, tetapi juga tentang bagaimana kita menyikapi setiap problem dalam menjalani kehidupan di sana, yang memang jauh dari orang tua. Anisa menikmati kehidupannya di sana, dengan aman, tentram, dan damai. Suatu malam, ia tak sengaja bertemu dengan sosok laki-laki tampan yang ternyata adalah gus-nya sendiri. Awalnya pertemuan, Anisa merasa biasa saja. Namun entah mengapa hari semakin hari, ia merasa merindu. Hatinya selalu bergetar hebat jika kedua matanya tak sengaja bertemu dengan kedua matanya. Sejak itulah, Anisa selalu meminta petunjuk pada_Nya, dan ia tak pernah lupa menyelipkan namanya, di setiap do'anya. Sampai pada suatu hari, ia mengikuti lomba Ceramah, yang dilatih oleh gus-nya sendiri. Dan di hari itu juga, ia mendapatkan sebuah surat, dari seseorang. "Assalamualaikum dek. Hari ini, saya harus kembali. Semoga kita bisa bertemu kembali, suatu hari nanti. Dek, kita tidak bisa memilih, kepada siapa hati kita berlabuh. Begitu pun dengan saya. Demi Allah, dari pertama kali kita bertemu, saya merasakan getaran hebat di hati saya. Tanpa saya beritahu pun, pasti kamu sudah tahu, apa maksud dari kalimat saya itu. Saya tidak memaksa kamu untuk membalasnya, mau kamu balas atau pun tidak, itu hak kamu. Saya hanya mengatakan mengatakan apa yang saya rasakan. Jangan lupa berdo'a, dan sehat selalu ya dek. Sampai jumpa di esok hari."