walaweooo's Reading List
20 stories
STRAW by lechenies
lechenies
  • WpView
    Reads 1,544
  • WpVote
    Votes 234
  • WpPart
    Parts 3
Sherine sakit, dengan gejala yang sangat aneh. "HAH SEJAK KAPAN?!" "BUSET BISA NGELUARIN SUSU?!" "SOLUSINYA APAAN DONG KALO GINI TERUS MONYEETT!!!" Dari semua keributan ini, jalan keluarnya ternyata cuma satu, yaitu terapi. But trust me... the cure is weird as hell.
Wild Things🔞 by syndsamlegt
syndsamlegt
  • WpView
    Reads 21,434
  • WpVote
    Votes 552
  • WpPart
    Parts 2
Bebas, liar, dan tidak terkendali.
Di balik Layar (21+) by Davinzihruu
Davinzihruu
  • WpView
    Reads 3,386
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 3
Cast : Aralie Mahasiswi yg penuh dengan lika-liku, baik urusan kampus dan di luar kampus
THRESHOLD by JerryMengetik
JerryMengetik
  • WpView
    Reads 17,233
  • WpVote
    Votes 617
  • WpPart
    Parts 10
Di antara cita-cita, kerja keras, dan godaan yang membara. Indra, seorang pemuda dari desa yang memulai hidup baru di kota besar, mencari ilmu dan pengalaman serta Cinta. Genre : Harem, Romance, Adult, NSFW🔞, Romance, Slice of life.
House Of Eve by ceritanyapasrah
ceritanyapasrah
  • WpView
    Reads 3,964
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 5
Cuma cerita kos kosan
Come And Eat Me, Tante by itskiyo0
itskiyo0
  • WpView
    Reads 8,846
  • WpVote
    Votes 570
  • WpPart
    Parts 8
Kimi Arvandra Mahardika, seorang yatim piatu yang ditinggalkan oleh orang tuanya 4 tahun yang lalu, kini menjadi seorang anak yang hidup mandiri. Namun kini hidupnya berubah saat seorang wanita muncul di kehidupannya dan ingin menagih janjinya, hubungan apa yang sebenrnya mereka miliki?
S-Class by lechenies
lechenies
  • WpView
    Reads 7,428
  • WpVote
    Votes 542
  • WpPart
    Parts 6
"Kim... kok lo g-gitu sih ke gue... nghhh... jangan diinjek!!" Napas Arvid tertahan. Laki-laki itu terbaring pasrah di atas kasur. Tepat di atas perutnya, Kimberly, sahabat masa kecil yang selalu terlihat polos itu, justru duduk santai dengan senyuman penuh kemenangan. "I'm so sorry, Vid. Mereka berdua ternyata asik juga. Ya kan, Line?" ucap Kimmy. "Hahaha... of course!" Oline melipat kedua tangan di dada, menatap Arvid layaknya mangsa yang sudah masuk ke dalam perangkap. "Enjoy it while you can, my dear Arvid," bisik Delynn tepat di telinga laki-laki itu, membuat sisa pertahanan Arvid hancur berantakan. Satu sahabat masa kecil yang diam-diam manipulatif. Dua perempuan elegan pindahan dari Cambridge yang terlalu posesif. Awalnya mereka saling bersaing, tetapi kini justru membentuk aliansi yang mematikan. Terjebak di bawah kendali ketiga perempuan S-Class ini, apakah Arvidiel Zamorano mampu bertahan sampai akhir? Atau laki-laki ini memang sengaja menyerah begitu saja? Who knows...
Enemy Lines  by aruyyralie_
aruyyralie_
  • WpView
    Reads 7,426
  • WpVote
    Votes 914
  • WpPart
    Parts 8
"Ngapain sih lo anak baru ngikutin gue mulu? Naksir bilang" -R "Gue? Suka sama orang kayak lo? Natap mata lo 3 detik aja ogah bgt gue" -C "Lagian ini kan jalan untuk semua murid ke kantin, wajar dong gue ada di sini. Kegeeran banget jd cewe" -C "Ngeselin lo anak baru, gue sumpahin pacar lo nanti mirip beruk, jelek" -R "Pertama, gue punya nama dan nama gue itu Carol. Kedua, gue ga ngeselin lo nya aja yang kegeeran. Dan terakhir, gue sumpahin pacar lo juga nanti mirip ikan buntal, gendut" -C
"Bestfriend." by lekalerang
lekalerang
  • WpView
    Reads 2,131
  • WpVote
    Votes 159
  • WpPart
    Parts 7
Raka Andira bukan tipe lelaki yang mudah bicara banyak. Ia lebih sering mendengar, mengamati, dan menyimpan hal-hal yang tidak sempat ia ucapkan. Di matanya, hidup berjalan terlalu cepat untuk orang-orang yang suka berpura-pura baik-baik saja. Karena itu, sejak awal ia terbiasa menjadi tempat singgah bagi orang lain-tempat orang pulang saat lelah, tempat orang mengeluh, tempat orang tertawa tanpa harus merasa dihakimi. Dan di antara semua orang yang pernah datang dan pergi dari hidupnya, hanya satu orang yang benar-benar tinggal terlalu lama untuk sekadar disebut kebiasaan. Namanya Abigail Rachel. Mereka tumbuh bersama dalam kedekatan yang nyaris tidak punya batas. Chat yang tidak pernah sepi, panggilan tengah malam, keluhan-keluhan remeh tentang hidup, dan tawa yang muncul pada waktu-waktu paling tidak penting. Raka tahu kapan Abi sedang bohong, kapan ia sedang lelah, kapan senyumnya terlalu dipaksakan. Abi pun tahu kapan Raka sedang diam bukan karena tenang, melainkan karena ada sesuatu yang ia simpan rapat-rapat di balik dadanya. Masalahnya, kedekatan tidak selalu berarti pengakuan.