Jennethangel
- Reads 928
- Votes 463
- Parts 21
"Ketika napas terasa seperti beban, terkadang semesta hanya sedang memintamu untuk berpindah dunia."
Bagi Cathlyn, masa depan hanyalah sebuah kata kosong yang berhenti berdenyut sejak lama. Di usianya yang sekarang, ia merasa tertinggal oleh ambisi dunia; sendirian di ruang sempit, tanpa teman bicara, dan tanpa alasan untuk bangun di pagi hari. Ia telah lelah bertahan dalam kesunyian yang mencekik, menganggap hidupnya hanyalah sisa-sisa dongeng usang yang tak kunjung selesai.
Namun, takdir memiliki selera humor yang unik.
Satu-satunya kenangan manis yang Cathlyn miliki adalah saat ia menyelamatkan seekor "anjing" kecil - yang lebih mirip serigala mungil - yang terluka di pinggir jalan setahun lalu. Cathlyn merawatnya dengan sisa energi yang ia punya sebelum hewan itu menghilang tanpa jejak. Ia pikir, bahkan seekor hewan pun akan meninggalkannya.
Siapa sangka, serigala kecil itu bukanlah sembarang mahluk. Ia adalah Charlion, sang Pangeran Mahkota dari Lycanthiarz, sebuah dimensi megah di mana hewan memiliki peradaban dan martabat layaknya manusia.
Saat Cathlyn berada di titik terendahnya, Charlion membuka pintu dimensi itu kembali - kini ia bukan sebagai hewan mungil yang lemah, melainkan sebagai sosok ksatria berwibawa yang membuka pintu menuju dunianya. Cathlyn terseret masuk ke dalam dimensi yang selama ini hanya ia baca di novel-novel fantasi. Di sana, ia bukan lagi wanita yang tertinggal. Di sana, ia adalah satu-satunya manusia yang memegang kunci hati sang Pangeran.
Di tengah keajaiban Lycanthiarz, Cathlyn akhirnya menyadari: ia tidak sedang kehilangan masa depan, ia hanya sedang menunggu dijemput oleh takdir yang jauh lebih besar dari sekadar dunia manusia.
🐺🦊
Backsound cerita inti > berada di prolog
ʀᴇᴠɪsɪ ʙᴇʟᴜᴍ ᴅɪ ʟᴀᴋᴜᴋᴀɴ, sᴇᴍᴜᴀ ʏᴀɴɢ ᴅɪ ᴅᴀʟᴀᴍ ᴀᴅᴀʟᴀʜ ʙᴀʏᴀɴɢᴀɴ ᴄᴇʀɪᴛᴀ (ᴊɪᴋᴀ ᴍᴇᴍᴀɴɢ ᴀᴋᴀɴ ᴅɪ ʀᴇᴠɪsɪ)