Karya dari Hifilofia
4 cerita
Letters to The Sky oleh hifilofia
hifilofia
  • WpView
    Bacaan 6,428
  • WpVote
    Undian 2,106
  • WpPart
    Bahagian 15
Langit selalu menjadi tempat Evelyn Callista melarikan diri, tempat di mana mimpi-mimpinya bebas berpendar. Namun, bagi ayahnya, mimpi itu hanyalah ilusi. Ia tidak diciptakan untuk mengejar bintang, melainkan untuk meneruskan warisan keluarga. Ketika keberanian mengalahkan ketakutan, Evelyn memilih pergi-meninggalkan rumah, kehilangan tempatnya di keluarga, dan bertaruh pada takdir yang belum pasti. Di antara luka dan ketidakpastian, ia menemukan cahaya dalam persahabatan dan cinta. Tapi, seberapa jauh ia harus melangkah sebelum langit menerimanya? Karena tidak semua mimpi bisa dikejar tanpa kehilangan sesuatu di belakang.
I Want Miss Cyan! oleh hifilofia
hifilofia
  • WpView
    Bacaan 1,721
  • WpVote
    Undian 983
  • WpPart
    Bahagian 10
Baru lulus SMA dan belum tahu arah hidup, Cyan menerima pekerjaan sebagai guru TK-tempat yang justru membawanya pada kejutan paling manis: dua murid laki-laki yang langsung jatuh hati padanya. Kael dan Nico, dua bocah berumur lima tahun, mulai bersaing secara polos demi menjadi murid kesayangan Cyan. Dari sanalah, cinta paling murni mulai tumbuh. Bukan dari pria dewasa, tapi dari tangan-tangan kecil yang memegang harapannya setiap hari.
Where I Almost Lived [END] oleh hifilofia
hifilofia
  • WpView
    Bacaan 1,457
  • WpVote
    Undian 596
  • WpPart
    Bahagian 26
[Ditulis sebagai bagian dari Event Festival Menulis Novel S6 oleh Faza Citra Production] Tak pernah terbesit walau sekejap dalam pikiran Naheltan, ia akan bergantung pada sosok malaikat kecil yang menyalahi aturan langit. Dua kehidupan yang berbeda dalam segala hal menyatu karena kecerobohan dan pembangkangan. Akankah Naheltan Bertahan?
The Other Heartbeat [END] oleh hifilofia
hifilofia
  • WpView
    Bacaan 479
  • WpVote
    Undian 242
  • WpPart
    Bahagian 17
[🥉juara 3 dari Program UKARA#1 oleh Book Office] Lucas selalu terlihat utuh. Luma tidak pernah benar-benar terlihat. Mereka lahir dari waktu yang hampir bersamaan, tumbuh dalam rumah yang sama, dan dibesarkan dengan perbandingan yang tidak pernah adil. Saat satu dipeluk karena bertahan hidup, yang lain justru kelelahan karena harus terus kuat tanpa pernah diminta. Ketika penyakit hampir merenggut Lucas, semua orang belajar tentang kehilangan. Tapi tidak ada yang menyadari bahwa Luma sudah lama menghilang-pelan-pelan, tanpa suara.