ME AND POLITICS 𝜗𝜚˚⋆
3 stories
SETANGKAI MAWAR TUK GADIS MELAYU by wp-saladacarmayones
wp-saladacarmayones
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
"Kalau aku ini bunga mawar, aku tak mau jadi yang dipetik untuk dipamerkan. Aku mau tumbuh liar... biar siapa pun yang menyentuhku, harus siap dengan durinya." - Mawar Humairah Al-Habsyi
TIKUS KASINO by wp-saladacarmayones
wp-saladacarmayones
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
Dunia ini penuh pecundang, dan di meja kasino Tamara Bleszinsky Claudine adalah ratu dari segala pecundang itu. Dia bukan pemain, dia adalah predator yang meludah ke muka moralitas, dengan naluri bertahan hidup serapuh kaca dan hati yang hanya berdenyut untuk kepingan angka. Love? What a joke. Seekor tikus tak butuh cinta, mereka hanya butuh uang. Itu sangat-sangat sialan benar, bukan? Dia menari di atas bangkai-bangkai yang bergelimpangan, setiap kartu adalah hukuman mati, setiap kemenangan adalah tamparan telak bagi mereka yang masih percaya keberuntungan. Tentu saja, jalang selalu menarik lalat. Tiga pria itu atau lebih tepatnya, tiga orang bodoh berjas mahal, mengira mereka bisa menaklukkannya dengan mudah. Yang pertama, si bodoh yang terobsesi, mengira cinta bisa membeli wanita seperti ini. Sangat menyedihkan. Dia hanya ingin memiliki, merusak, lalu membuang ratu penjudi itu. Tapi ratu ini? Dia tak punya hati untuk dihancurkan, hanya nafsu tak terbatas untuk terus menang lalu menambah digitnya. Dua lainnya? Mereka cuma iri, ingin mencuri rahasia kenapa dia selalu menang, sementara mereka hanya bisa menjilat debu kekalahan. Selamat datang di permainan, dasar brengsek!
Nona Petaka by wp-saladacarmayones
wp-saladacarmayones
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 10
"Terkadang hukum buta dan keadilan terkadang tuli!" - Nona Petaka kau percaya keadilan hidup? di ruang sidang, kau pasti belum pernah menyaksikan seorang diplomat galak membungkam satu ruangan hanya dengan tatapan. Ia hidup di tengah tikungan kekuasaan, menjunjung hukum sambil tahu betul sistemnya busuk sejak akar. Lalu datang dia, seorang pengacara dari Republik Insularia yang nyaris terkubur bersama kebenaran yang ia bela. Mereka berteman? Ya, dan persahabatan mereka adalah hal paling tak masuk akal yang pernah disaksikan Atlantican. Keduanya sama-sama terlalu cerdas untuk saling percaya, tapi terlalu hancur untuk tidak saling memahami. Ini bukan romansa. Ini semacam peperangan halus antara idealisme dan dendam yang dipoles senyum. Jangan harap akhir bahagia. Di dunia mereka, cinta adalah jebakan, kejujuran adalah senjata bunuh diri, dan satu kalimat salah bisa membuat namamu dihapus dari sejarah.