ummshitt
- Reads 3,375
- Votes 367
- Parts 16
Di depan anak-anak tongkrongan kampus dan riuhnya malam di bar Jakarta, Arsenio Radithya adalah definisi nyata dari "Black Flag". Mulutnya tajam, tatapannya sinis, egois, dan tidak pernah ragu merobek harga diri Gavin Pradipta di depan umum seolah cowok itu bukan siapa-siapa baginya.
Namun, begitu pintu unit apartemen mereka tertutup rapat, monster dingin itu lenyap. Arsen akan berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sosok yang posesif setengah mati, manja, dan tidak akan melepaskan Gavin dari dekapan serta ciuman brutalnya barang sedetik pun.
Gavin terjebak. Sebagai sesama cowok yang punya harga diri tinggi, dia mulai lelah emosinya dikuras habis setiap hari. Namun, melangkah pergi dari Arsenio ternyata tidak pernah semudah itu. Ketika Gavin mulai menarik diri dan menunjukkan rasa jenuhnya, Arsen justru menjadi semakin liar, manipulatif, dan siap melakukan apa saja agar Gavin tetap berada di dalam sangkarnya.
Sebab bagi Arsen, Gavin adalah hak milik mutlak. Dan bagi Gavin, Arsen adalah racun yang tak bisa ia muntahkan