rahsryslia
London 1920 tim kepolisian dibuat kebingungan, terlebih kasus yang mereka tangani kali ini diluar ekspektasi mereka, tak berselang lama awak media mulai menghangatkan masa, sehingga membuat kasus itu menjadi berita teratas. Kasus itu mendatangkan pertanyaan besar, karena apa korban merupakan seorang buronan yang paling dicari dan ditakuti oleh kepolisian, menurut hasil forensik korban diidentifikasi sebagai Chico sang malaikat maut.
Sekitaran pukul 09.30 saat itu seorang lansia rentang umur 50 tahunan secara tak sengaja menemukan bekas jejak darah, ketika lansia itu mencari sumbernya, ia menemukan jasad dengan keadaan sudah termutilasi, bersimbah darah dan organ yang berserakan dimana-mana. Tak lama kemudian tim kepolisian tiba dan mulai mengamankan tempat kejadian, 2 jam berlalu semenjak ditemukan, awak media mulai berdatangan. Tetapi tim kepolisian dibuat bertanya-tanya terlebih korban merupakan psikopat yang sudah meneror kota London selama 20 tahun, dengan rata-rata korban 1.000 jiwa yang melayang per-tahunnya, 5 jam kemudian penyelidikan dimulai.
Banyak orang-orang hebat berdatangan dari berbagai penjuru dunia yang turut membantu mengungkap kasus tersebut, tetapi semuanya tak membuahkan apa-apa dan malah kasus itu semakin rumit untuk dipecahkan. Tanggal 13 juli 1920 Chico di semayamkan, tepatnya pemakaman gereja.
Beberapa tahun berlalu akhirnya para dewan memutuskan untuk menutup kasus kematian Chico sang malaikat maut pada tanggal 23 April 1930, karena kurangnya bukti-bukti dan saksi mata. Namun pada tahun 1999 semenjak kasus itu ditutup dengan meninggalkan misteri besar yang belum terjawab, Chico sang malaikat maut kembali.