matchaenakcekali
- Reads 5,573
- Votes 641
- Parts 11
Mati karena menyelamatkan kucing di jalanan, membuatku bereinkarnasi menjadi Leticia, Permaisuri yang dibuang dan diabaikan di paviliun tua yang berdebu.
Dalam novel aslinya, Leticia harusnya mati merana karena haus perhatian sang Kaisar. Tapi maaf saja, Leticia yang sekarang sudah punya rencana lain. Dia tidak butuh cinta Kaisar; dia hanya butuh camilan enak, kasur empuk, dan waktu untuk tidur siang.
Namun, hidup tenangnya terusik saat dia menyadari satu hal: Dia bisa mendengar suara hati semua hewan di istana!
"Heh, manusia! Kaisar itu baru saja menyembunyikan surat rahasia di bawah vas bunga karena dia sedang panik!" - Mimi, Kucing Kaisar yang sombong.
"Jangan makan sup itu, Permaisuri! Aku melihat pelayan berbaju hijau meludahinya tadi!" - Ciko, Burung Pipit yang hobi bergosip.
Berkat "informasi orang dalam" dari para hewan, Leticia tahu segalanya-mulai dari rencana korupsi para menteri, rahasia memalukan para selir, sampai fakta bahwa Kaisar Arlan yang dingin itu sebenarnya sangat payah dalam urusan memilih baju dalam.
Leticia hanya ingin menggunakan kemampuannya untuk hidup santai dan mendapatkan makanan mewah gratis. Tapi masalah muncul saat Kaisar Arlan mulai sering datang ke paviliunnya. Bukan untuk jatuh cinta, tapi karena hanya Leticia yang tahu kenapa kucing kesayangannya tiba-tiba mogok makan dan hobi mencakar wajahnya!
"Permaisuri, katakan padaku... kenapa Mimi selalu menatapku seolah aku ini sepotong kotoran kuda?"
Leticia hanya bisa tersenyum kaku. Mana mungkin dia bilang kalau kucing itu benci bau parfum sang Kaisar yang terlalu menyengat?