ccyrroo
- Reads 1,372
- Votes 219
- Parts 31
Under the Same Palace Moon
(Di Bawah Bulan Istana yang Sama)
Walaupun mereka berasal dari dua dunia musuh kerajaan dan putri mereka tetap melihat bulan yang sama. Simbol cinta diam-diam, takdir, dan harapan.
°•° °•° °•° °•°
Kerajaan Liang berdiri megah di bawah kekuasaan Kaisar yang disegani. Di mata rakyat, istana adalah simbol keadilan. Namun di balik tembok emasnya, darah dan kebohongan pernah ditumpahkan.
Seorang gadis tumbuh dalam kebencian setelah seluruh keluarganya dihukum mati oleh dekrit kekaisaran. Dituduh sebagai pengkhianat tanpa bukti, rumahnya dibakar, namanya dihapus dari sejarah. Dialah satu-satunya yang selamat.
Bertahun-tahun kemudian, gadis itu bangkit sebagai pemimpin dunia bawah, sosok yang ditakuti kerajaan disebut sebagai penjahat paling berbahaya, musuh terbesar istana.
Namun takdir mempermainkannya.
Saat anak buahnya mengacaukan sebuah desa, langkahnya terhenti oleh seorang gadis berpakaian hanfu putih, berdiri di depan warga tanpa rasa takut. Tatapannya tenang, suaranya lembut, namun penuh keberanian. Untuk pertama kalinya sejak dendam menguasai hatinya, sang penjahat ragu.
Ia mundur.
Dan pergi tanpa melanjutkan pembantaian.
Gadis itu tidak tahu, bahwa perempuan di hadapannya adalah ancaman kerajaan.
Dan sang penjahat tidak tahu, bahwa gadis berhanfu putih itu adalah putri kerajaan anak dari kaisar yang telah menghancurkan hidupnya.
Di antara pertemuan-pertemuan rahasia, percakapan sederhana, dan perlindungan yang tak terucap, cinta tumbuh di antara dua musuh yang seharusnya saling membunuh. Saat identitas terungkap, mereka dipaksa memilih:
dendam atau cinta, tahta atau hati, balas darah atau pengampunan.
Di istana yang tak memberi tempat bagi cinta sesama perempuan, akankah perasaan mereka bertahan...
atau hancur bersama rahasia yang terkuak?