mahoganyy
- Reads 872
- Votes 140
- Parts 15
"Di kediaman Dravencrest, oksigen adalah barang mewah yang tidak mampu dibeli oleh Cassian."
Cassian Dravencrest adalah sebuah porselen yang lahir di tengah badai. Bagi dunianya, ia hanyalah alat-selembar saham yang menunggu untuk dijual, atau pajangan indah yang siap dihancurkan. Ia tidak mengenal cinta, hanya mengenal dinginnya lantai marmer dan pahitnya pil penenang yang ia telan setiap malam demi membungkam teriakan di kepalanya.
Hingga Judareth Vaelor datang.
Pria itu tidak membawa cahaya. Ia membawa kegelapan yang lebih pekat dari yang pernah Cassian bayangkan. Judareth tidak ingin menyelamatkan Cassian; ia ingin membedah setiap retakan jiwanya, menghitung setiap baris luka di pergelangan tangannya, dan mengklaim setiap napas yang tersisa sebagai miliknya.
Ini bukan tentang jatuh cinta. Ini tentang jatuh ke dalam jurang yang tidak memiliki dasar. Sebuah simfoni berdarah tentang bagaimana dua jiwa yang rusak saling menghancurkan dalam pelukan obsesi yang mematikan.
"Aku tidak menyelamatkanmu, Cassian. Aku hanya menemukanmu lebih dulu sebelum dunia menghancurkanmu."
⚠️ Content warning: Cerita ini mengandung tema Dewasa dan Gelap (Dark Romance/Psychological Thriller) yang sangat intens. Seluruh konten dalam cerita ini adalah fiksi murni. Segala tindakan di dalamnya bersifat destruktif dan tidak untuk ditiru di dunia nyata. Pembaca diharapkan bijak dan memperhatikan kesehatan mental masing-masing.