zriaflow
- Reads 4,626
- Votes 3,641
- Parts 26
"Detektif Alerion."
Suara itu datang tanpa peringatan, tegas dan lurus seperti garis yang tidak bisa dibelokkan.
Alerion berbalik.
Tiga orang berjalan mendekat dari pintu masuk. Seorang detektif senior di depan, diikuti dua polisi berseragam. Langkah mereka cepat, tidak ragu, dan terlalu terarah untuk dianggap kebetulan.
Alis Alerion sedikit berkerut.
"Ada apa?"
Detektif itu berhenti tepat di hadapannya.
"Detektif Alerion," ulangnya dingin.
"Anda kami amankan."
Hening.
Kalimat itu singkat, tapi beratnya langsung terasa.
Salah satu polisi maju setengah langkah. Tangannya sudah siap.
Alerion tidak bergerak.
Tatapannya berubah, bukan takut, tapi bingung. Situasi ini tidak masuk akal.
Charles ikut mengernyit di sampingnya.
Ini bukan kebetulan.
Ini jebakan.
"Tunggu, apa kau tidak salah?" Charles melangkah sedikit maju.
Detektif itu hanya melirik sekilas, lalu kembali menatap Alerion.
"Maaf, Detektif," ucapnya datar.
"Anda kami tahan atas dugaan mengonsumsi narkoba saat bertugas."
Alerion langsung menegang.
Alisnya berkerut tajam.
"Apa maksudmu? Aku tidak pernah menyentuh itu."
"Tes sudah dilakukan," jawab detektif itu singkat.
"Hasilnya positif."
Sunyi.
Kata itu menggantung, tapi dampaknya menghantam.
Charles membeku. Wajahnya jelas tidak percaya.
"Tidak mungkin..."
"Bawa dia."
WARNING ⚠⚠
Cerita ini terinspirasi dari beberapa karya, salah satunya kdrama Big Mouth 2022, tapi dengan alur dan karakter yang berbeda.
START: 11 FEB 2026
FINISH:-