noiraylux_
- Reads 958
- Votes 103
- Parts 9
[DAENGSYON]
Selama tiga tahun, Ellio hidup dalam bayang-bayang ketakutan.
Ia tidak pernah mencari masalah, tidak pernah mencoba menonjol, namun tetap saja menjadi sasaran. Di kelas, di lorong sekolah, bahkan dalam hal-hal kecil, ia selalu menjadi target perundungan tanpa alasan yang jelas.
Sampai suatu hari di sekolah, sesuatu yang tidak biasa terjadi. Di tengah situasi yang sama-teriakan, dorongan, dan rasa takut yang selama ini ia kenal-Ellio merasakan kejanggalan. Lingkungan di sekitarnya terasa berbeda, seolah tidak sepenuhnya nyata. Hingga akhirnya ia menyadari satu hal bahwa ia sedang bermimpi.
Untuk pertama kalinya, Ellio tidak melarikan diri. Ia melawan.
Di dunia itu, ia tidak lagi lemah. Ia memiliki kendali penuh atas apa yang terjadi. Semua amarah dan luka yang selama ini ia pendam dan untuk pertama kalinya, ia merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya-kelegaan.
Seharusnya, semua itu berhenti di sana.
Namun kenyataannya tidak. Sejak saat itu, Ellio mulai kembali ke dunia tersebut. Dunia mimpi yang dapat ia kendalikan sesuka hati. Dunia di mana ia tidak lagi menjadi korban.
Di sanalah ia bertemu seseorang.
Seorang laki-laki yang tidak pernah ia kenal sebelumnya, tetapi selalu muncul setiap kali ia berada dalam mimpi itu. Tatapannya, caranya berbicara-semuanya terasa terlalu nyata untuk disebut sekadar ilusi.
Namanya Luke.
Awalnya, Ellio menganggap Luke hanyalah bagian dari mimpinya. Hingga Luke sendiri mengaku bahwa ia bukan bagian dari dunia itu. Ia nyata.
Hanya saja, tubuhnya saat ini terbaring dalam keadaan koma.
Sejak pengakuan itu, hubungan mereka perlahan berubah. Ellio tidak lagi kembali ke dunia mimpi hanya untuk melarikan diri dari kenyataan, tetapi juga untuk bertemu Luke. Untuk berbicara, berbagi, dan merasakan sesuatu yang selama ini tidak pernah ia miliki-kehadiran seseorang yang benar-benar ada untuknya.
© DREAMBOUND by noiraylux