Countryhumans
2 stories
Lost Memory [CH] by Appenelon-desu
Appenelon-desu
  • WpView
    Reads 938
  • WpVote
    Votes 212
  • WpPart
    Parts 5
Tahukah kalau penyesalan itu selalu datang di akhir? Sesuatu yang datang tiba-tiba terkadang menjadi sebuah peringatan awal, bahwa waktu tidak bisa diulang, bahwa yang terjadi tidak bisa diubah. Dan sekali peringatan itu muncul. Yang datang kemudian bukanlah seruan. Tapi hukuman. ________________________________________ "Sekalian minta gue hilang biar gak ribet masalah hidup lo. ________________________________________ "Maafin... aku... ya." ________________________________________ "Jangan ngomong yang aneh-aneh lagi." "Papa gak suka." ________________________________________ "Kalian... siapa?" ________________________________________ Balik lagi sama cerita baru~ Padahal yang sebelah aja belum selesai 🥲 Biarin, semakin ribet hidup, semakin besar juga balasannya-kata orang yang kerjaannya jadi beban keluarga. ⚠️ Sebelum itu peringatan pertama. Bagi yang gak tau COUNTRY HUMANS. Silahkan tinggalkan lapak ini. Pintu tobat sebelah sana ⇱ Penulis gak mau nemuin pembaca yang komen. "Ini cerita apa ya? Kok namanya negara." Cot. Capek jelasin. [BACA TAGAR! INI BUKAN BL!]
RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH] by Appenelon-desu
Appenelon-desu
  • WpView
    Reads 207,704
  • WpVote
    Votes 21,004
  • WpPart
    Parts 81
_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]