Niwutini_
"Di SMA Merah Putih, kejujuran adalah vonis mati."
Sanjagar tidak ingin jadi pahlawan, ia hanya ingin lulus dengan tenang. Namun, sekolah ini dikuasai oleh sistem "LIES"-sebuah aplikasi anonim tempat para siswa mempertaruhkan rahasia tergelap mereka demi hierarki dan uang.
Saat sebuah insiden berdarah membuat Sanjagar terjebak di posisi "Tumbal", ia terpaksa berhenti bersembunyi. Tanpa kekuatan super, hanya bermodal nekat dan daya tahan tubuh yang gila, ia harus mendaki puncak hierarki yang dipenuhi atlet bela diri psikopat, anak pejabat korup, hingga jenius manipulator.
Ini bukan cerita tentang tawuran biasa. Ini adalah perang mental dan fisik di mana setiap karakter-dari ketua OSIS yang manipulatif hingga pecundang di pojok kelas-punya motif busuk dan luka masa lalu yang nyata.
Siapkan nyalimu. Karena di sini, luka tidak pernah benar-benar sembuh.