arunika_000
"Mencintai seorang pembunuh adalah dosa. Menjadikannya suamimu demi nyawa adalah maut yang tertunda."
Aluna hanyalah gadis desa biasa, sampai malam terkutuk itu mengubah hidupnya. Di balik rimbunnya hutan Sukamaju, ia menyaksikan pemandangan yang tak seharusnya ia lihat: seorang pria berjubah hitam, Oscar, berdiri di tengah genangan darah dengan tatapan dingin seorang jagal.
Namun takdir bermain gila. Sebuah kecelakaan membuat sang pembunuh jatuh ke jurang dan kehilangan ingatannya. Terjepit antara rasa takut akan dibunuh atau keinginan untuk selamat, Aluna melakukan sebuah kebohongan besar yang paling berbahaya dalam hidupnya.
"Kau suamiku, Oscar. Kita sudah menikah lama."
Kebohongan itu membawa Oscar ke dalam rumah kayu Aluna. Pria yang seharusnya menjadi maut bagi Aluna, kini justru menjadi pelindungnya. Namun, amnesia tidak bisa menghapus insting predator dalam tubuh Oscar. Di balik sikapnya yang lembut dan pemujaannya yang posesif kepada "istrinya", tangan Oscar tetaplah tangan seorang jagal yang mahir memainkan senjata.
Situasi semakin memanas saat gairah Oscar tak lagi bisa dibendung. Ia menuntut haknya sebagai suami, menyeret Aluna ke dalam pusaran nafsu yang vulgar dan intim. Aluna terjebak dalam dilema yang menyiksa: ia harus menyerahkan kehormatannya pada pria yang identitas aslinya adalah monster, atau melihat rahasianya terbongkar dan nyawanya melayang.
Setiap desahan adalah kebohongan. Setiap sentuhan adalah ancaman. Dan saat noda darah di seprei menjadi bukti yang membingungkan, Oscar mulai mempertanyakan kenyataan di balik pernikahan mereka.
Sementara itu, di luar desa, Dante sosok dari masa lalu Oscar yang jauh lebih kejam mulai mengendus keberadaan adiknya. Bom waktu itu mulai berdetak.
Apa yang akan dilakukan Oscar saat ingatannya kembali dan menyadari bahwa wanita yang dicintainya adalah orang yang menjebaknya dalam kebohongan? Dan mampukah Aluna bertahan saat sang monster benar-benar terbangun?