garberaaaa
Di balik gerbang megah Hailstone Academy, hanya mereka yang terpilih yang bisa berdiri, sekolah elit yang bukan sekadar tempat belajar, melainkan panggung kasta, tempat status ditentukan sejak langkah pertama. Setiap tahun hanya 30 kursi dibuka, sementara sisanya diisi oleh darah biru dan kekuasaan. Di sana, segalanya terlihat jelas lewat pin yang tersemat di dada... mahkota emas untuk kasta atas, perisai emas untuk kasta tengah, dan tombak perak untuk kasta bawah. Satu simbol cukup untuk menentukan siapa yang dihormati dan siapa yang diabaikan.
Dan Nathan Nevan Salvaris berada di puncak. Lahir dari keluarga berpengaruh, duduk di kasta tertinggi, tampan, dan kaya, Nathan sempurna di mata semua orang.
Namun tak seorang pun tahu... di balik tubuh tegapnya, ia menyimpan rahasia yang bahkan dunia tak boleh menyentuh.
Ia adalah anomali.
Seorang intersex yang sempurna di luar, rapuh di dalam.
Untuk menutupi celah itu, Nathan memilih pelarian... perempuan demi perempuan, hubungan tanpa makna, topeng sempurna seorang playboy kelas atas. Hingga takdir mempermainkannya dalam satu momen sederhana... tubuhnya hampir terjatuh, sebelum sepasang tangan kokoh menahannya, mencengkeram pinggangnya dengan refleks cepat. "Sorry, I didn't mean to. Are you okay?" Nada suaranya tenang, namun cukup untuk membuat napas Nathan tercekat. Untuk pertama kalinya, bibir yang biasa melontarkan rayuan itu membeku, jantungnya berdegup kacau, dan pikirannya kehilangan arah.
Nathan tahu ini gila. Ia tahu dunia akan menghakimi. Ia tahu lelaki itu... mustahil membalas perasaan yang bahkan belum sempat ia pahami. Namun satu hal yang tak bisa ia tolak... Ia telah jatuh. Pada pandangan pertama.