NovaPei_
- Reads 492
- Votes 83
- Parts 14
Gelap adalah satu-satunya warna di dunia Fiony.
Kehilangan penglihatan saat remaja tidak membuatnya rela menerima belas kasihan orang lain. Dengan keras kepala, Fiony memetakan dunianya lewat suara, suhu, dan sentuhan. Ia berjuang mengabadikan memori visualnya yang perlahan memudar menjadi goresan garis timbul di atas papan gambar.
Baginya, hidup adalah tentang presisi dan menjaga batas aman. Tidak boleh ada nada iba, dan barang-barangnya tidak boleh bergeser walau hanya satu sentimeter. Jika dilanggar, peta ruang di kepalanya bisa hancur berantakan.
Namun, rutinitas tenangnya di sudut Kafe mendadak terusik. Seseorang menginvasi mejanya, merusak tata letak gambarnya, dan anehnya... membalas kemarahan Fiony dengan logika tanpa sedikit pun nada kasihan.
Seseorang dengan aroma karamel yang pekat-yang perlahan akan mengajari Fiony cara baru untuk 'melihat' indahnya dunia.
-
-
-
-
-
Peringatan:
Cerita ini merupakan karya fiksi berlatar Alternate Universe (AU). Meskipun meminjam visual dan nama dari figur publik di dunia nyata, keseluruhan alur cerita, sifat karakter, dan dialog adalah 100% fiktif dan merupakan hasil imajinasi penulis. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, prinsip, maupun kehidupan asli tokoh terkait di dunia nyata.