koalatidur_2126
- Reads 2,585
- Votes 436
- Parts 20
"Baca buku banyak gak perlu validasi penghargaan."
___
Seantero Sastra bukan definisi kesempurnaan. Dia hanya pelajar biasa yang gemar membuat ruangan di dalam ruangan. Bukan pula murid jenius berkacamata andalan para guru.
Dia hanya, Seantero Sastra.
Tidak mengaku sebagai pujangga puisi, tapi syair Rendra dan Chairil Anwar setia teronggok di atas ranjang. Tidak mengaku sebagai kutu buku, meski jejeran novel berbagai kategori menjadi bukti konsumsi otaknya sehari-hari.
Namun, kini aku mengerti, mengapa Sean lebih memilih menggerus waktu istirahatnya dengan satpam sekolah ketimbang berbaur dalam hiruk pikuk kantin. Aku mulai memahami bahwa eksistensinya nyata, bukan bayangan samar di pojok pustaka sekolah.
Karena dia Seantero Sastra, bukan Dilan yang bermulut manis, ataupun Rangga si jago puitis.
by: koalatidur_2126
©CORTIS