nicOle
3 stories
Kurma Peanut Butter by nicoleeahjaks
nicoleeahjaks
  • WpView
    Reads 5,063
  • WpVote
    Votes 741
  • WpPart
    Parts 17
Nicole, salah satu pemain sinetron yang lagi hits banget ini harus sabar banget menghadapi rumor kencan dengan salah satu pemain baru di sinetronnya saat ini. semua berawal dari cemilan favorit Nicole yang juga tiba-tiba jadi cemilan favorite Oliver juga. 🩷🩷🩷
𝑮𝑨𝑹𝑰𝑺 𝑴𝑬𝑹𝑨𝑯 by meidiniken_
meidiniken_
  • WpView
    Reads 12,785
  • WpVote
    Votes 1,753
  • WpPart
    Parts 36
Bagi Maureen Arcyla Rosie (Sissi), Oliver Ararya Thorne (Ole) adalah segalanya-kecuali satu hal: ia bukan miliknya. Di balik persahabatan mereka yang tampak sempurna, Sissi menyimpan degup anomali yang semakin sulit ia sembunyikan. Namun, Ole sudah lebih dulu memasang pagar tinggi. Sebuah peringatan dingin yang membekukan hati Sissi setiap kali ia ingin melangkah lebih jauh: "Awas ya kalau kamu sampai suka sama aku. Nanti aku nggak mau kita dekat lagi." Takut kehilangan sosok Ole, Sissi memilih untuk hidup dalam kepalsuan. Ia mengubur perasaannya sedalam mungkin, meyakini bahwa bagi Ole, dia hanyalah adik kecil yang selamanya harus dijaga, namun tidak akan pernah boleh dicintai. Sampai suatu hari, sebuah rahasia masa lalu terungkap. Sesuatu yang membongkar alasan di balik sikap dingin Ole dan membuktikan bahwa selama ini, bukan hanya Sissi yang terjebak dalam kepura-puraan. Ternyata, garis merah yang memisahkan mereka bukan hanya sekadar peringatan, melainkan sebuah pelarian. copyright© Meidiniken_ Februari, 2026
Promise  by gazeeeeeee
gazeeeeeee
  • WpView
    Reads 5,076
  • WpVote
    Votes 616
  • WpPart
    Parts 17
Giannis Ezra Bezaleel adalah definisi dari kata untouchable. Kapten club basket Blue Griffins yang orang-orang kenali sebagai sosok yang dingin, efisien, dan hanya bicara seperlunya. Tapi bagi Elea, Ezra adalah anomali yang paling tidak terduga. Semuanya bermula ketika jam istirahat selepas pelajaran Sosiologi yang membosankan, Ezra menemukan salah satu pensil warna ku yang terjatuh alih alih pergi setelah mengembalikan, Ezra memilih untuk duduk di hadapanku. "Lo... kidal?"tanya Ezra tiba-tiba. Matanya menatap fokus ke tangan kiri Elea yang penuh noda grafit hitam. Elea mengangguk pelan. "Iya. Kenapa?" "Jarang aja liatnya,"Ezra menyandarkan punggung, menatapnya santai. "Gue perhatiin dari minggu lalu, cara lo nulis, cara lo ambil botol minum, semuanya beda arah sama orang-orang di kelas ini. Unik." "Aku kira kamu tipe orang yang nggak peduli sekitar," gumam Elea ragu. Ezra mencondongkan tubuh, tersenyum tipis yang hanya bisa dilihat oleh Elea. "Gue cuma peduli sama hal-hal yang menarik, Elea." Sejak detik itu, hidup Elea selama hampir tiga tahun di sekolah tidak pernah sama lagi. Ezra yang dikenal "kutub utara" oleh satu sekolah, ternyata adalah sosok yang hobi membuat cincin dari sedotan di tengah macetnya Jakarta, penganalisis struktur gedung yang handal, dan pendukung nomor satu mimpi Elea untuk terbang ke London. Bagi Elea, Ezra adalah spektrum warna yang masuk ke kanvas putihnya yang membosankan. Di antara janji- janji tentang masa depan, dia membuktikan bahwa meski dunia bergerak ke arah yang berbeda, kita selalu bisa menemukan titik temu dj barisan yang sama