Hey_Ameli's Reading List
149 stories
PROTOTYPE 03: The Man Who Bore the Future by SAMBEL_TERASI_
SAMBEL_TERASI_
  • WpView
    Reads 23,231
  • WpVote
    Votes 1,666
  • WpPart
    Parts 29
Sinopsis Di tahun 2136, populasi dunia menurun drastis. Kehamilan alami pada wanita jadi sangat langka akibat mutasi genetik. Sebuah institusi rahasia bernama GENEVA Project mulai meneliti kemungkinan kehamilan pada pria-bukan dengan operasi biasa, tapi lewat rekayasa genetika dan modifikasi biologis. Dr. Caelan Vire, seorang ilmuwan jenius tapi berhati dingin, berhasil menciptakan metode tersebut. Untuk menguji keberhasilannya, ia memilih Elyas, seorang pria muda dengan genetik langka, sebagai subjek. Tapi eksperimen ini tidak hanya mempengaruhi tubuh Elyas, tapi juga pikirannya. Perlahan, hubungan mereka berubah... bukan lagi sekadar ilmuwan dan subjek, tapi menjadi hubungan kompleks yang mengaburkan batas antara kasih sayang dan obsesi.
INTOXICATE by narawinnoona
narawinnoona
  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 9
We Were Never Strangers Phuwin menawarkan mobil balapnya sebagai hadiah jika ada yang bisa mengalahkan minum di club, Pond melangkah maju dan malam itu berubah menjadi awal dari permainan berbahaya, di mana yang dipertaruhkan bukan hanya kemenangan, tetapi juga kendali dan obsesi. Start, 16 May 2026
anak ini milikmu  by STORY_BY_DINDA
STORY_BY_DINDA
  • WpView
    Reads 7,683
  • WpVote
    Votes 834
  • WpPart
    Parts 11
KALAU HABIS BACA YA DI VOTE MONYET!!! YANG BACA TAPI GAK VOTE BISULAN!!! AKU CAPE NULISNYA 🥺 VOTE DAN JANGAN LUPA FOLLOW AKUNNYA!!
PACAR RED FLAG KU by STORY_BY_DINDA
STORY_BY_DINDA
  • WpView
    Reads 2,257
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 9
baca aja cape aku
si manis yang terluka  by STORY_BY_DINDA
STORY_BY_DINDA
  • WpView
    Reads 1,738
  • WpVote
    Votes 174
  • WpPart
    Parts 7
Phuwin adalah pegawai baru di sebuah kafe kue kecil. Setiap hari ia bekerja dengan penuh kesabaran, melayani pelanggan sambil menyimpan lelah dan harapan sederhana untuk hidup tenang bersama neneknya. Tepat di seberang kafe itu berdiri sebuah perusahaan besar milik Pond-seorang CEO muda yang dikenal dingin dan tertutup. Tanpa Phuwin sadari, Pond sering memperhatikannya dari kejauhan. Suatu sore, sepulang kerja, Phuwin menemukan neneknya tergeletak tak berdaya di lantai rumah. Panik dan ketakutan, ia segera membawa sang nenek ke rumah sakit. Dokter menyampaikan kabar yang membuat dunianya runtuh-neneknya harus segera dioperasi dengan biaya 80 juta rupiah. Dalam keputusasaan, Phuwin mencoba meminjam uang pada bos kafe tempatnya bekerja, namun ditolak. Jumlah itu dianggap terlalu besar. Dengan langkah berat dan mata sembab, Phuwin berjalan kembali menuju rumah sakit. Di tengah perjalanannya, seorang pria menghampiri dan menyerahkan kartu nama. Pria itu adalah Est, asisten pribadi Pond, yang mengatakan bahwa tuannya bersedia bertemu. Phuwin pun memberanikan diri menemui Pond. Tanpa banyak pertanyaan, Pond setuju meminjamkan uang untuk operasi nenek Phuwin. Tidak ada kontrak kerja, tidak ada ikatan resmi-hanya utang yang harus dibayar Phuwin suatu hari nanti. Waktu berlalu. Phuwin kembali pada rutinitasnya di kafe. Namun hidupnya berubah ketika ia menyadari dirinya hamil-akibat sebuah malam di masa lalu yang tidak pernah ia pahami sepenuhnya dan tak pernah ingin ia ingat kembali. Pond tidak menikahi Phuwin. Ia hanya sering datang ke kafe itu, duduk di sudut yang sama, memesan kue yang sama, dan memperhatikan Phuwin dari kejauhan. Bagi Phuwin, kehadiran Pond selalu membuat dadanya sesak. Ia takut, bukan karena kebencian, melainkan karena bayangan masa lalu yang masih menghantuinya. Ia khawatir Pond datang dengan maksud yang tidak ia mengerti dan tidak siap ia hadapi. ---
sweet cat and ceo by STORY_BY_DINDA
STORY_BY_DINDA
  • WpView
    Reads 14,955
  • WpVote
    Votes 1,468
  • WpPart
    Parts 50
--- Deskripsi: Pond, CEO dingin dan perfeksionis, tidak pernah membayangkan hidupnya akan berubah karena seekor kucing putih basah yang ia temukan di tengah hujan deras. Meski awalnya hanya berniat menolong, Pond akhirnya membawa kucing itu-Phuwin-ke rumahnya. Tapi Phuwin bukan kucing biasa; suatu hari ia berubah menjadi manusia! Dengan sikap polos dan tingkah lucu yang terus mengusik ketenangan Pond, Phuwin perlahan membuka hati Pond yang dingin. Dari momen konyol hingga hangatnya kebersamaan, Pond akhirnya belajar bahwa cinta bisa datang dari tempat yang tak terduga... bahkan dari seekor kucing putih. ---
Menyesal [YinWar] by LoVeLG23
LoVeLG23
  • WpView
    Reads 8,600
  • WpVote
    Votes 372
  • WpPart
    Parts 33
[COMPLETED] Dalam sepi yang mengiris, aku berdiam di antara bayang-bayang yang terluka, memandang cinta yang pernah kuperkenalkan kepada dunia, kini jatuh ke tangan yang lain. Seperti angin yang menghilang membawa jejak-jejak kenangan, aku hanya bisa meratap, bertanya dalam hati mengapa takdir menguji hati ini begitu. Mengapa cinta yang semestinya menjadi milikku, kini harus hilang dan memilihnya. Di tengah hening yang menyakitkan, aku berdiri di persimpangan, antara merelakan atau terperangkap dalam rasa yang tak kunjung padam. Aku tahu, meski hati ini bercerai dengan kenyataan, kebahagiaannya adalah kebebasanku. Namun, bagaimana bisa aku melepasmu? YinxWar
Facade [PondPhuwin] by LoVeLG23
LoVeLG23
  • WpView
    Reads 3,210
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 15
Pond Naravit, seorang mahasiswa arsitektur teladan dan idola kampus, diam-diam menjalani kehidupan ganda sebagai 'Naravit', seorang pembalap jalanan ilegal yang dingin dan ditakuti. Ia terpaksa melakukan ini untuk melunasi utang besar yang ditinggalkan almarhum ayahnya. Dunianya yang tertata rapi mulai runtuh saat pacarnya yang tulus dan penuh kasih, Phuwin, tanpa sengaja mulai menguak sisi gelapnya, memaksa Phuwin untuk memilih antara lari dari bahaya atau belajar menerima 'semua' bagian dari diri pria yang ia cintai.
Tempat Istirahat Sang Pangeran [PondPhuwin] by LoVeLG23
LoVeLG23
  • WpView
    Reads 1,910
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 45
[COMPLETED] "Di mataku, dia bukan burung pipit. Dia adalah tempat yang tenang saat seluruh dunia ini terasa terlalu bising. Sesuatu yang kurasa orang sepertimu tidak akan pernah mengerti." Bagi Gu Yu, dunia adalah tempat yang paling baik dinikmati dalam sunyi. Ia adalah tak terlihat, bayangan yang melintas di koridor sekolah tanpa pernah dikenali. Rutinitas adalah benteng pertahanannya, dan kesendirian adalah sahabatnya. Dunianya kecil, teratur, dan yang terpenting, aman dari kekacauan. Bagi Bo Shangyuan, dunia adalah sebuah panggung besar tempat ia menjadi pemeran utamanya. Terlahir tampan, kaya, dan jenius, ia adalah sang Pangeran Sekolah (校草) yang dikagumi semua orang. Namun di balik topengnya yang sempurna, ia menyimpan rasa lelah yang dalam. Dunianya bising, penuh kepalsuan, dan terasa sangat kosong. Sebuah tabrakan tak sengaja di koridor sepi menjadi awal dari segalanya. Sebuah gangguan kecil dalam dunia Gu Yu yang teratur, dan sebuah keanehan yang menarik bagi Bo Shangyuan yang jenuh. Perlahan tapi pasti, sang pangeran mulai mendekati bayangan itu, bukan dengan kata-kata, tetapi dengan kehadiran yang hening dan persisten. Apa yang diinginkan oleh laki-laki yang memiliki segalanya dari yang tidak memiliki apa-apa selain ketenangannya? Bisakah dua dunia yang begitu berbeda menemukan harmoni, atau justru saling menghancurkan? Ini adalah kisah slow-burn tentang bagaimana seorang Gu Yu yang pendiam menemukan kepercayaan dirinya, dan bagaimana seorang pangeran yang lelah akhirnya menemukan tempatnya untuk beristirahat. (FACE CLAIM) Bo Shangyuan diperankan oleh Pond Naravit Gu Yu diperankan oleh Phuwin Tangsakyuen Chen Jie diperankan oleh Joong Archen Jian Li diperankan oleh Force Jiratchapong Rania Putri diperankan oleh Love Pattranite Livia diperankan oleh Fah Yongwaree
HAVING 6 [YinWar] by LoVeLG23
LoVeLG23
  • WpView
    Reads 3,884
  • WpVote
    Votes 244
  • WpPart
    Parts 21
"Ini urusanku," lanjut Yin dengan suara lebih rendah namun sama berbahayanya. "Jangan ikut campur." "Bagaimana bisa aku tidak ikut campur?! Kau adalah urusanku!" balas War, tidak mau menyerah. Senyum sinis yang menyakitkan tersungging di bibir Yin. "Oh, ya? Sejak kapan? Sejak kau memutuskan kita butuh sebuah 'definisi'? Sejak kau mengucapkan kata omong kosong itu?" Ia meludahkan kata 'definisi' seolah itu adalah racun. "Lihat? Inilah yang terjadi jika kau mulai menempelkan label. Inilah yang terjadi jika kau mulai berharap."
+10 more