Aksara-Indahku
- Reads 852
- Votes 304
- Parts 20
"Kalau suatu hari banyak orang yang ninggalin kamu, Mas tetap ada."
Harsa selalu hidup di bayang-bayang kakaknya. Kakaknya, Jigar adalah seorang anak yang pintar, penurut, dan sempurna. Sementara Harsa hanya seorang adik yang selalu merasa tidak cukup, tidak sebaik, dan sepenting dirinya.
Namun dibalik semua pujian yang ia terima, tidak ada yang tahu betapa lelahnya Jigar. Selalu dipaksa belajar tanpa sedikit pun istirahat setiap harinya. Perlahan Harsa mulai mengerti, menjadi seorang anak yang dibanggakan tidak semudah yang ia bayangkan. Harsa mulai melihat sisi lain dari semua yang ia lihat selama ini yang pernah luput dari pandangannya.
Sampai pada suatu malam yang tidak pernah di lupakan Harsa, Jigar pergi. Jigar pergi meninggalkannya sendirian. Dan di saat Harsa kehilangan satu-satunya orang yang benar-benar memahami dirinya, tanpa sengaja Harsa menemukan beberapa surat yang pernah ditulis oleh kakaknya diam-diam.
Surat itu perlahan mengungkap sesuatu yang belum pernah terungkap. Tentang keluarga. Tentang cinta. Tentang penyesalan. Seseorang yang pergi mungkin tidak selamanya pergi, ia meninggalkan sesuatu lewat pesan singkat namun berarti. Kehilangan tidak mengajarkan kesedihan, ia mengajarkan bagaimana caranya menyimpan kenangan meski orang yang kita sayangi telah pergi jauh. Dan cinta, cinta itu tetap ada di tengah semua kesedihan yang memeluk. Karena cinta tetap bisa menemukan caranya sendiri untuk tetap tinggal.
[DON'T PLAGIARISME!]
[KALAU BACA WAJIB VOTE JANGAN LANGSUNG KABUR NGGAK MAU TAU]
[MAAF KALAU SEMISAL BANYAK TYPO]
Selamat membaca.
Btw ini deskripsi baru ya. Deskripsi lama kehapus. Mana lupa lagi aku sama deskripsi lamanya. Untung bisa ku inget dikit dan ku tulis lagi walaupun nggak terlalu mirip t_t