Call_me_selvi
- Reads 304
- Votes 163
- Parts 19
"Tidak ada kehidupan yang benar-benar lebih mudah."
**The Other Side of Us**
Liora sering bertanya-tanya mengapa dunia terasa lebih ramah pada laki-laki. Baginya, hidup akan jauh lebih mudah jika ia tidak perlu tumbuh sebagai perempuan.
Liora muak. Muak mendengar bagaimana seorang perempuan seharusnya bersikap.
Jangan pulang terlalu malam. Jangan telat bangun. Jangan berpakaian seperti itu.
Jangan begini. Jangan begitu.
Seolah dunia sudah menuliskan hidupnya bahkan sebelum ia sempat memilih. Yang membuatnya semakin kesal adalah satu hal:
Laki-laki tidak perlu hidup dengan aturan sebanyak itu.
Atau setidaknya, itulah yang selalu ia pikirkan.
Di sisi lain, Reynald diam-diam iri pada perempuan. Karena tidak ada yang menuntut mereka menjadi kuat setiap saat.
Tidak ada yang mengharapkan mereka memikul semuanya sendirian.
Tidak ada yang menganggap air mata sebagai tanda kelemahan.
Dan mungkin mereka benar.
Karena bagaimana mungkin seseorang memahami kehidupan yang tidak pernah ia jalani?
Sampai suatu hari, hidup memberi mereka kesempatan untuk membuktikannya.
"Hah!? Demi apa, kok gue jadi cowok?!"
⚠️ PERINGATAN HAK CIPTA ⚠️
Seluruh isi cerita ini adalah karya asli penulis. Dilarang menyalin, memperbanyak, atau mempublikasikan ulang sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin. Plagiarisme merupakan pelanggaran hak cipta.
Semua bukti kepemilikan tersimpan. Plagiarisme bukan inspirasi, melainkan pencurian karya. Pelanggaran akan dilaporkan sesuai kebijakan platform yang berlaku.
Hargailah karya orang lain sebagaimana kamu ingin karyamu dihargai. Membaca diperbolehkan, menjiplak tidak.
© All Rights Reserved.