inthemiddlegalaxy
- Reads 499
- Votes 127
- Parts 3
Bagi Nathaniel Elio Storm, melarikan diri ke kota baru adalah satu-satunya cara untuk menyambung sisa hidupnya yang telah hancur. Trauma kelam akibat pelecehan seksual di kampus lamanya meninggalkan bekas luka psikologis yang mendalam-membuatnya gemetar ketakutan setiap kali mencium aroma Alpha.
Baginya, setiap Alpha adalah pemangsa yang siap mencabik-cabik martabatnya yang ringkih sebagai seorang Omega.
Namun, takdir menuntun langkah kakinya ke universitas baru, tempat di mana sang Alpha paling dominan bertakhta.
Zachary Edgar William adalah anomali yang ditakuti. Sebagai salah satu ahli waris utama dari klan William yang terhormat, kaya raya, dan berkuasa di dunia bisnis, Zachary dikenal sebagai sosok Alpha yang miskin empati. Dia dingin, tak tersentuh, dan sangat anti terhadap kontak fisik dengan siapa pun. Baginya, dunia adalah bidak catur yang bisa dihancurkan sesuka hati.
Dua kutub yang bertolak belakang itu akhirnya dipertemukan oleh semesta.
Di saat seluruh insting Nathaniel berteriak untuk menjauh, presensi Zachary justru memberikan sesuatu yang belum pernah ia rasakan lagi sejak malam terkutuk itu: rasa aman yang mutlak.
Di sisi lain, sang Alpha yang tidak pernah mengizinkan siapa pun menyentuh kulitnya, justru menjadi pelindung paling posesif yang siap mematahkan leher siapa saja yang berani menatap Nathaniel dengan tatapan kotor. Saat rahasia kelam masa lalu Nathaniel perlahan mulai terkuak, Zachary dihadapkan pada satu pilihan: tetap menjadi Alpha yang tidak mau jatuh cinta kepada siapa-siapa, atau membakar seluruh dunia beserta isinya demi memastikan sang Omega aman di dalam dekapannya.