KeviraaSeraphinaa
Gaun putih pengantin yang indah dan janji suci di depan altar seharusnya menjadi awal dari dongeng bahagia bagi Niskala Merry Pratama dan Pradipta Bhagawanta. Merry merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia karena telah resmi menikah dengan pria impiannya, seorang suami yang begitu lembut, protektif, dan selalu memujanya.
Namun, belum sempat bulan madu mereka usai, kebahagiaan di rumah baru itu perlahan menguap, berganti menjadi atmosfer yang mencekam.
Pradipta yang Merry kenal mendadak berubah menjadi sosok yang asing. Suami yang biasanya memeluknya dengan penuh kehangatan, perlahan menunjukkan sisi gelap yang mengerikan. Ada malam-malam di mana tatapan Pradipta berubah menjadi begitu dingin, kosong, dan dipenuhi obsesi yang tidak masuk akal. Merry mulai terjebak dalam labirin pernikahan yang penuh manipulasi dan teror psikologis.
Setiap sudut rumah baru mereka terasa mengintip, dan setiap langkah Merry seolah-olah diawasi. Di antara rasa cinta yang mendalam dan ketakutan yang kian mencekik, Merry menyadari bahwa suaminya menyimpan sebuah rahasia besar yang sangat mematikan.
Saat sebilah pisau mulai menari dan benang merah pernikahan mereka mulai berlumuran darah, Merry dihadapkan pada satu kenyataan pahit:
Pria yang tidur di sampingnya setiap malam bukan lagi pelindungnya, melainkan ancaman terbesar bagi nyawanya.